Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

Politik

7 Mantan Kapolri Turun Gunung, Nasdem: Momentum Kapolri Berbenah

JUMAT, 28 OKTOBER 2022 | 18:32 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dukungan tujuh mantan Kapolri pada masanya kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo harus dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan terhadap internal korps bhayangkara.

Demikian antara lain pendapat Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali soal 7 mantan Kapolri menemui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, kemarin.

“Saya pikir itu hal yang positif ya, dan itu juga bentuk kecintaan mereka terhadap institusi Kepolisian. Jadi saya pikir momentum ini harus digunakan oleh Pak Sigit untuk berbenah terhadap institusi Kepolisian,” kata Ahmad Ali di Jakarta, Jumat (28/10).


Ali melihat, Kapolri perlu melakukan rotasi jabatan-jabatan untuk kemudian diisi dengan personel yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni.

“Kan rotasi 80 persen hari ini masih orang-orang lama, ditempatkan di tempat yang lama. Artinya masyarakat ingin melihat kabinet Pak Sigit seperti apa sih,” sambung Ali.

Sebab menurut Ali, mengembalikan kepercayaan masyarakat tidak bisa hanya menguatkan narasi tanpa adanya tindakan, disamping ketegasan menjadi salah satu syarat untuk perbaikan.

“Semua orang tahu bagaimana Jenderal Sigit bagaimana kapasitas dirinya. Dengan datangnya dukungan dari para mantan Kapolri itu adalah bentuk dukungan riil untuk melakukan langkah,” ujar dia.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni berpandangan, kedatangan 7 mantan Kapolri pada masanya ini merupakan inisiatif yang bagus. Karena menurut legislator Nasdem ini, pengalaman para senior Polri itu sangat diperlukan sebagai daya tambahan bagi Kapolri Jenderal Listyo Sigit membenahi institusi Polri.

“Saya harap jangan ada asumsi-asumsi jelek mengenai hal ini. Sehebat-hebatnya Pak Sigit, pasti akan lebih hebat bila dibantu 7 “kepala” yang berpengalaman,” demikian Sahroni.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya