Berita

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari/Net

Politik

Krisis Global Ancam Indonesia, PWI Komitmen Dorong Optimisme Pemerintah

KAMIS, 27 OKTOBER 2022 | 18:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ancaman krisis global akibat dari perang geopolitik paska pandemi Covid-19 memicu krisis di berbagai negara tak terkecuali Indonesia. Perekonomian tanah air diprediksi akan aman, namun diharapkan pemerintah siaga penuh dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi saat ini.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Atal S. Depari menyampaikan kebutuhan akan makanan melanda dunia, atas dasar itu PWI mempertanyakan pemerintah tentanng langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam mempersiapkan negara agar terhindar dari krisis pangan.

"Jangan sampai berubah pepatah. Makan enggak makan asal kumpul menjadi kumpul enggak kumpul karena tidak makan,” kata Atal S. Depari dalam kata sambutannya, Wisma Antara, Jakarta Pusat, Kamis (27/10).


PWI, kata Atal, telah membaca sejumlah data mengenai produksi pangan Indonesia, dikatakannya Indonesia cukup beruntung dalam tiga tahun terakhir produksi beras mampu mencapai 31 juta ton.

"Artinya Indonesia memiliki daya tahan cukup, sebab dalam tiga tahun terakhir, Indonesia juga tidak melakukan impor beras,” imbuhnya.

Kemudian, lanjut Atal, dalam beberapa tahun terakhir ini, Indonesia relatif tidak melakukan impor jagung, bahkan produksi jagung dalam negeri surplus. Atas dasar itu, PWI meminta agar pemerintah mampu menjelaskan strategi apa yang dilakuakn untuk menjaga ketersesiaan pangan dalam menghadapi krisis ini.

"Kami harap dari bapak terutama Badan Pangan Nasional dapat menjelaskan strategi langkah-langkah dan impelementasi menjaga ketersediaan pasokan keterjangkauan harga-harga pangan,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan, PWI siap mendukung pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi nasional. Sebagai organisasi yang menaungi puluhan ribu wartawan dari seluruh Indonesia, PWI tambah Atal, ingin berperan salah satunya mendorong optimisme memberikan dukungan dan kepada pemerintah serta pelaku multisektor Industri di Indonesia.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Peluang Emas Kuliah Gratis Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 Resmi Dibuka

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Di Posko Pengungsian, Gibran Pastikan Kebutuhan Anak-Anak Terpenuhi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:21

Prioritaskan Guru PPPK Wilayah 3T Jadi PNS

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:19

Utang AS Terus Membengkak, Tekanan Fiskal Makin Besar

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:16

Jangan Sampai Utang Gerogoti Ruang Fiskal

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:07

Purbaya Siapkan Rp31 Triliun untuk Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:05

Emas “di Bawah Bantal” Warga RI Capai 1.800 Ton, Nilainya Diprediksi Tembus Rp4.400 Triliun

Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:01

Tak Benar Febrie Minta Emas 74 Kg hingga Uang Dikembalikan

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:45

Pemerintah Raup Rp34 Triliun dari Lelang SUN

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Iran Siapkan Serangan Balasan hingga Eropa Jika AS Perluas Perang

Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:41

Selengkapnya