Berita

Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Net

Hukum

Politisi PPP Fahmi Hakim dan 21 Saksi Didalami KPK Soal Aliran Uang Suap Jual Beli Jabatan di Pemkab Pemalang

KAMIS, 27 OKTOBER 2022 | 11:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Politisi PPP Pemalang, Fahmi Hakim dan 21 orang saksi lainnya dicecar tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait aliran uang ke berbagai pihak melalui beberapa orang kepercayaan dari tersangka Mukti Agung Wibowo (MAW) selaku Bupati Pemalang.

Hal itu merupakan salah satu materi yang didalami tim penyidik saat memeriksa saksi-saksi dalam kasus dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang.

"Rabu (26/10) bertempat di Polres Pemalang, tim penyidik telah selesai memeriksa saksi-saksi," ujar Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati kepada wartawan, Kamis siang (27/10).


Saksi-saksi yang telah diperiksa di Polres Pemalang, yaitu Aris Munandar selaku Direktur RSUD dr. M. Ashari; Fahmi Hakim selaku anggota DPRD Pemalang Fraksi PPP; Mubarak Ahmad selaku Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Pemkab Pemalang; Supriyono selaku KWK Pemalang; Nurhadi selaku KWK Petarukan; Kartono selaku KWK Bodeh; Ari Gunawan selaku KWK Pulosari.

Selanjutnya, Suharto selaku Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Pemalang sejak November 2021-April 2022; Hanif Fahrudin selaku swasta; Wasis Winarto selaku PNS Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Pemkab Pemalang; Sodik Ismanto selaku Sekretaris DPRD Kabupaten Pemalang; Bagus Sutopo selaku Kepala Bagian Perekonomian Sekretaris Daerah Pemkab Pemalang; Umroni selaku Camat Moga Kabupaten Pemalang.

Kemudian, Tito Suharto selaku Kepala Bagian Umum Setda Pemkab Pemalang; Supadi selaku Kepala Bidang Sosial, Dinas Sosial KBPP Pemkab Pemalang; Supriyono selaku Kepala Seksi Penunjang Medis dan Non Medis, RSUD dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang; Andri Adi selaku Camat Petarukan, Kabupaten Pemalang; Mulyanto selaku Camat Bodeh Kabupaten Pemalang; dan Yudia Laksono selaku Sekretaris Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang.

Selanjutnya, tiga orang lainnya diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, yakni Kathlin Ikaliana selaku swasta; Raharjo Bambang Nuriyanto selaku KWK Belik; dan Nur Sidik selaku KWK Ulujami.

"Seluruh saksi penuhi panggilan tim penyidik dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan adanya penerimaan sejumlah uang oleh tersangka MAW termasuk aliran uang ke berbagai pihak melalui beberapa orang kepercayaan dari tersangka dimaksud," pungkas Ipi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya