Berita

Diskusi bertajuk "Tegakkan Martabat Bangsa: Reformasi Total Polri Dimulai Dengan Audit Satgassus Merah Putih Segera" di Jakarta/Net

Politik

Perjelas Tanggung Jawab Satgassus Merah Putih, DPR RI Diminta Panggil Presiden Jokowi

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 22:24 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Harus ada langkah konkret untuk mengakhiri gonjang-ganjing yang belakangan terjadi di institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri), termasuk mencuatnya Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Merah Putih.

Mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua mengatakan, ada langkah konkret yang bisa diambil Polri. Pertama, adalah perlunya UU Polri untuk diamandemen.

"Kembali ke UUD 1945 yang asli. Dimana kedudukan Polri itu dibawah Kementerian Dalam Negeri. Tidak lagi dibawah langsung Presiden," kata Abdulah Hehamahua saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Tegakkan Martabat Bangsa: Reformasi Total Polri Dimulai Dengan Audit Satgassus Merah Putih Segera" di Jakarta, Selasa (25/10).


Tampil sebagai narasumber lainnya mantan Irjen Dephankam Letjen Marinir (Purn) Suharto, pegiat antikorupsi Marwan Batubara, Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Tranparansi International Usman Hamid dan Alumnus Lemhanas Anton Permana.

Sementara terkait Satgassus Merah Putih, Abdullah Hehamahua, mendesak DPR RI untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk mengusut sekaligus membongkar Satgassus Merah Putih Polri.

"Tentunya Pansus yang dibentuk ini juga harus melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat yang memiliki integritas," katanya.

Sehingga, lanjutnya, bisa secara obyektif membongkar Satgassus. Termasuk juga, dia usul agar seluruh Kapolda harus dinonaktifkan. Sehingga kerja Pansus nantinya bisa leluasa.

Yang tidak kalah penting, sambung Abdullah, DPR RI harus memanggil Presiden Joko Widodo. Hal ini melihat posisi Polri yang langsung bertanggung jawab kepada Presiden Jokowi.

"Jadi Presiden wajib dimintai penjelasan dan pertanggungjawaban terkait Satgassus Merah Putih ini," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya