Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harmurti Yudhoyono/Ist

Politik

Elektabilitas Demokrat 3 Besar, AHY: Kader Jangan Kecewakan Harapan Rakyat

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 14:45 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Elektabilitas Partai Demokrat kembali naik menjadi 14 persen. Data itu ditemukan Litbang Kompas saat melakukan survei pada akhir September hingga awal Oktober lalu.

Survei Litbang Kompas, mendudukkan Partai Demokrat pada urutan ketiga, hanya berselisih tipis dengan elektabilitas Partai Gerindra sebesar 16, 2 persen. PDIP ada pada urutan pertama dengan elektabilitas 21,1 persen.

Merespons hasil survei itu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku bersyukur partai yang ia pimpin mengalami kenaikan 3 persen dari temuan survei pada Juni lalu. Data itu, kata AHY menempatkan Demokrat bukan lagi partai papan bawah.


"Mengokohkan Partai Demokrat pada posisi papan atas. Saya membaca hasil ini sebagai wujud harapan rakyat terhadap perubahan dan perbaikan," demikian kata AHY.

AHY menjelaskan, darr data temuan survei Libat Kompas sejak Oktober tahun 2021 lalu, tercatat sudah tiga kali elektabilitas Partai Demokrat. Saat itu, elektabilitas Demokrat terekam sebesar 5,4 persen, kemudian melompat menjadi 10,6 persen pada survei Januari 2022, lalu naik lagi menjadi 11,7 persen pada survei Juni lalu.

Atas peningkatan elektabilitas itu, AHY meminta kader Demokrat untuk tidak jumawa dan jangan mengecewakan harapan rakyat yang terefleksi dalam kenaikan angka elektabilitas tersebut.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu mengajak kader terus berjuang dan berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi untuk mewujudkan perubahan dan perbaikan.

"Jangan kecewakan harapan rakyat, karena harapan rakyat perjuangan Demokrat,” tutup AHY.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya