Berita

Ketua DPP Nasdem Effendi Choirie/Net

Politik

Ketua Nasdem: Presiden Itu Bukan Atasan Parpol

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 10:46 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak ada yang dilanggar Partai Nasdem dalam mengusung mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024. Penegasan ini disampaikan Ketua DPP Nasdem Effendi Choirie menanggapi rumor bahwa Presiden Joko Widodo tidak merestui langkah Nasdem dalam mengusung Anies sebagai capres.

Gus Choi, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa tidak ada aturan hukum yang dilanggar. Apa yang dilakukan Nasdem, justru bagian dari demokrasi di tanah air.

“Secara demokrasi juga apa yang dilanggar? Itu hak setiap partai politik untuk mencalonkan, untuk dicalonkan, untuk bermanuver kan?” sambungnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/10).


Langkah Nasdem, lanjutnya, dilakukan sesuai dengan amanah konstitusi dalam menentukan calon presiden, dan tidak ada satu etika pun yang dilanggar dalam menentukan Anies sebagai calon presiden.

“Enggak ada yang dilanggar. Secara etika apa yang dilanggar?” tanyanya lagi.

Sementara menanggapi saran Jokowi saat menghadiri HUT ke-58 Partai Golkar agar partai tidak sembrono dalam menentukan calon presiden, Gus Choi menegaskan bahwa tidak ada keharusan bagi partai politik meminta saran dan masukan presiden untuk menentukan calon presiden.

"Presiden itu bukan atasan partai politik. Presiden itu bukan atasannya Pak Surya Paloh. Sebagai ketum partai kan justru presiden itu yang didukung antara lain dengan tanda tangan Surya Paloh sebagai ketum partai,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya