Berita

Wartawan senior Hersubeno Arief dan pengamat politik Rocky Gerung/Repro

Politik

Rocky Gerung: Rakyat Inginkan Anies Baswedan jadi Pengganti, Bukan Penerus Jokowi

SELASA, 25 OKTOBER 2022 | 07:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai NasDem dianggap tidak paham bahwa rakyat menginginkan Anies Baswedan sebagai pengganti Presiden Joko Widodo, bukan sebagai penerus Jokowi.

Begitu yang disampaikan oleh pengamat politik, Rocky Gerung saat berbincang dengan wartawan senior, Hersubeno Arief dalam video yang diunggah di kanal YouTube Rocky Gerung Official berjudul "Surya Paloh Tolak Mundur dari Kabinet. Bagaimana Nasib Anies?" pada Minggu (23/10).

Rocky menilai, Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh "baper" (terbawa perasaan) terhadap sinyal dari Jokowi yang lebih mendukung Ganjar Pranowo atau Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.


"Karena itu NasDem yang bereaksi lebih cepat. Kalau enggak ada soal apa-apa, ya ngapain Surya Paloh bereaksi. Dia bilang aja 'ya kan Presiden sudah kasih sinyal itu Airlangga, ya kami enggak apa-apa tapi tetap Anies' itu lebih masuk akal cara berpolitik," ujar Rocky seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/10).

Sikap Surya Paloh yang sensitif itu juga menurut Rocky sebagai sebuah kesalahan. Lantaran ada pernyataan dari NasDem bahwa Anies Baswedan merupakan sosok penerus Jokowi.

"Orang menganggap bahwa Jokowi itu akan digantikan 2024, itu berarti akan menggantikan orang yang berbeda dengan Jokowi. Siapa yang berbeda dengan Jokowi? Selama ini cuma Anies yang berbeda. Jadi publik merasa, 'oke Anies akan menggantikan Jokowi', jadi Anies adalah pengganti Jokowi, bukan penerus Jokowi, kan begitu kan," kata Rocky.

Bahkan Rocky menyebut terjadi kekacauan dari para relawan setelah NasDem menyatakan bahwa Anies adalah penerus Jokowi.

"Relawan berpikir, 'Loh kami menginginkan Anies itu pengganti Jokowi, bukan penerus, kenapa Nasdem jadikan Anies penerus?', ya karena NasDem ada di dalam, kalau mau konsisten NasDem keluar supaya Jokowi diganti oleh calon Nasdem," jelas Rocky.

Untuk itu, Rocky menuturkan, kesalahan dari awal adalah NasDem tidak paham jika rakyat menginginkan adanya sosok pengganti Jokowi, bukan penerus Jokowi.

"Kalau penerus sudah ada tuh, Ganjar, itu penerus Jokowi. Nah kalau Anies dianggap penerus, ya Anies sama Ganjar aja kalau gitu dua-duanya. Itu lah kalkulasi Nasdem yang enggak, bukan macet kalkulasinya, tapi tidak tuntas kalkulasinya. Jadi Anies akhirnya kejebak di situ," pungkas Rocky.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya