Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani di Ponpes Suryalaya Tasikmalaya/Ist

Politik

Safari ke Ponpes, Muzani: Berjuang di Politik, Perlu Bimbingan Kiai dan Ulama

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 22:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Gerindra lanjutkan safari ke sejumlah pondok pesantren di Tasikmalaya dan Ciamis, Jawa Barat. Kali ini, kunjungan dilakukan ke Ponpes Sulalatul Huda Tasikmalaya, Ponpes Anharul Ulum Kawali Ciamis, Ponpes Darussalam Ciamis, Ponpes Miftahul Huda Utssmaniah Ciamis, dan Ponpes Suryalaya Tasikmalaya.

Dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, kunjungan silaturahmi ini dalam rangka memperingati Hari Santri. Kepada pengasuh ponpes, dia menyampaikan salam hormat dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang belum bisa hadir langsung.

Sambungnya, melalui silaturahmi ini insyaAllah akan memperkuat kedekatan Prabowo dengan kiai dan ponpes yang selama ini telah terjalin.


"Sebagaimana pesan Pak Prabowo kepada kami-kami ini untuk selalu dekat dengan ulama. Karena berjuang di jalur politik perlu bimbingan dan arahan dari orang-orang yang menjadi mata hati rakyat yaitu para kiai, ajengan dan ulama," ujar Muzani, Senin (24/10).

Menurutnya, penting bagi partai politik untuk menjalin hubungan dan belajar dengan para pimpinan ponpes. Karena sejatinya pimpinan ponpes adalah orang yang sudah selesai dengan pribadinya.

Begitu juga sebagai lembaga pendidikan, kata Wakil Ketua MPR RI ini, ponpes turut andil mencerdaskan kehidupan bangsa. Mereka mengambil peran apa yang menjadi tanggung jawab negara.

"Kiai pondok pesantren pada umumnya adalah orang-orang yang sudah selesai dengan dirinya sendiri. Dan sisa masa hidupnya dilakukan hanya untuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.

Rombongan Gerindra yang dipimpin dalam safari itu juga menyempatkan berziarah ke makam Abah Anom di Suryalaya, Tsikmalaya.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya