Berita

Achmad Baidowi/Net

Politik

PPP Inginkan KIB Usung Calon Presiden dari Internal Koalisi

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 19:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menyampaikan jika saat ini partainya masih menjajaki sejumlah figur untuk diusung sebagai capres.

Achmad Baidowi menegaskan, PPP sangat menginginkan agar Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) mengusung capres dari internal koalisi.

“Ya memang lebih baik begitu (tokoh dari internal), tetapi kita belum terjebak pada figur dan masih terus melakukan penelitian tentang rekam jejak dan kemungkinan untuk bisa memenangkan kontestasi dan bisa merajut kebangsaan indonesia ke depan,” ujar pria yang akrab disapa Awiek ini di Jakarta, Senin (24/10).


Disinggung mengenai figur di KIB yang dijagokan PPP, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini menjawabnya normatif.

"Saya kira tokoh kita sangat banyak, tinggal nanti kita pilih salah satu diantaranya. Tentu melalui forum resmi masing-masing partai," katanya.

Sebelumnya, dalam perayaan HUT Golkar ke-58, seluruh petinggi KIB berkumpul. Salah satu poin yang disepakati adalah calon presiden akan diambil dari internal partai yang ada di koalisi. Parpol sendiri sudah menyebut beberapa nama, namun dari eksternal koalisi.

“Kalau sekedar nama nama yang beredar, namanya saja wacana boleh saja,” sebut Awiek.

Sebelumnya, Plt Ketum PPP, Mardiono mengatakan jika KIB akan segera mengumumkan capres mereka paling lambat awal tahun ini.

"Saya pikir nggak kalau last minute ya. Saya pikir nggak, pasti nggak, pasti mungkin ya gambaran saya mungkin tidak sampai, awal tahun mungkin kita sudah mengambil keputusan. Paling lambat pada awal tahun ya," kata Mardiono.

Ketum Golkar Airlangga menuturkan pengusungan capres telah diatur di UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum. Ia memastikan KIB akan memilih sosok yang tepat untuk ikut berkontestasi di Pemilu 2024. Bahkan, menurut Airlangga, perlu ada kartu tanda anggota (KTA) untuk dapat masuk dalam koalisi partai atau diusung oleh gabungan partai.

"Buat apa berpartai, partai itu ada KTA, harus ada KTA-nya kalau mau masuk di KIB pegang KTA-nya dulu," tandas Airlangga.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya