Berita

Kendaraan Maung yang dipesan KPU ke Pindad untuk mendistribusikan logistik Pemilu/Ist

Politik

KPU Pesan Kendaraan Maung ke Pindad untuk Distribusi Logistik Pemilu 2024

SENIN, 24 OKTOBER 2022 | 14:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebutuhan kendaraan opersional untuk kebutuhan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 dipesan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI ke PT Pindad (Persero).

Sekretaris Jenderdal (Sekjen) KPU RI, Bernad Dermawan Sutrisno menjelaskan, kendaraan yang dipesan KPU RI ke Pindad secara bentukkan memang kendaraan taktis (rantis) bernama Maung.

"Iya, kita masih kaji. Kenapa sementara kita jatuhnya ke Maung? Pertama itu, Maung itu produksi dalam negeri. TKDN-nya kalau enggak salah sampe 80 persen, kemudian itu nanti bukan kendaraan rantis, nanti speknya disesuaikan dengan mobil logistik," ujar Bernad kepada wartawan, Senin (24/10).


Dia memaparkan, pengadaan Rantis Maung tidak akan dilakukan KPU RI untuk penyaluran logistik di seluruh wilayah Indonesia. Akan tetapi, dipertimbangkan sesuai dengan situasi dan kondisi suatu daerah.

"Rencananya memang untuk daerah-daerah yang susah terjangkau, kita itu mau mobil logistik sebenarnya, distribusi logistik.Tapi tidak semua daerah, tergantung kondisi daerahnya," sambungnya memaparkan.

Di samping itu, Bernad menekankan bahwa dasar pertimbangan pengadaan "Rantis Maung" mengacu pada pengalaman pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 dan Pilkada Serentak 2020 yang lalu.

"Evaluasi pemilu 2019 dan Pilkada 2020 itu masih banyak daerah2 yang distribusi logistiknya terhambat karena kondisi jalan, kondisi geografis," demikian Bernad menambahkan.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya