Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

Nusantara

Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bentuk Satgas Tangani Kasus Gagal Ginjal Akut

MINGGU, 23 OKTOBER 2022 | 02:42 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Untuk menekan laju kasus gagal ginjal akut yang merebak, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bakal membentuk Satgas Khusus.

Tercatat dari data Dinkse Jawa Barat, kasus gagal ginjal akut di Jabar mencapai 25 kasus dan 15 penderita di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

"Pembentukan satgas penanganan sedang diproses. Soal jumlah pasti belum (ada konfirmasi) karena kan tiap hari bertambah, tapi nanti saya update lagi," ujar Ridwan Kamil, Sabtu (22/10).


Kang Emil, mengakui, hingga saat ini, pihaknya pun belum mengetahui penyabab pasti dari penyakit gagal ginjal akut ini. Sehingga, dirinya enggan berkomentar terlalu jauh.

"Kita sedang meneliti secara maksimal dengan Dinkes. Per hari ini kita belum 100 persen memahami. Jadi, seperti kasus awal-awal Covid-19," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Jabar, Ryan Bayusantika Ristandi mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan gangguan ginjal akut yang penyebab pastinya belum diketahui atau masih misterius itu.

Murutnya, koordinasi dengan IDAI dan Dinkes kabupaten/kota terus dilakukan, terutama dalam hal melakukan kewaspadaan dini sesuai prosedur standar. Adapun langkah pencegahan yang dilakukan sejauh ini, Dinkes Jabar meneruskan kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) tentang penghentian sementara penggunaan obat cair atau sirup yang diduga sebagai penyebab penyakit tersebut.

"Jadi kita kembali tegaskan ke seluruh pelayanan kesehatan tentang kebijakan itu sambil menunggu penelitian yang sedang dilakukan Kemenkes. Intinya, semua obat cair atau sirup diganti dengan tablet yang kandungannya sama dengan obat cair," tegasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya