Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Disindir Jokowi Belum Umumkan Capres, Airlangga: Kita Pilih yang Tepat

SABTU, 22 OKTOBER 2022 | 13:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menghormati pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyinggung Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terlalu lama menentukan capres-cawapres untuk Pemilu 2024.

Airlangga mengatakan, pihaknya tidak ingin memilih capres maupun cawapres tanpa unsur kehati-hatian. Sebab, itu berkenaan dengan nasib bangsa Indonesia di masa mendatang.

RMOL. Penentuan calon presiden dan calon wakil presiden dari Partai Golkar tidak bisa dilakukan dengan buru-buru dan tanpa perhitungan matang. Sebab seseorang yang nantinya diusung akan menjadi penentu nasib bangsa Indonesia ke depan.


Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjawab pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyinggung soal sikap Partai Golkar yang belum menentukan capres-cawapres 2024.

“Kita pilih yang tepat,” kata Airlangga di DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Sabtu (22/10).

Terlebih, kata Menko Perekonomian ini, Presiden Jokowi pun meminta agar dalam mendeklarasikan capres-cawapres tidak boleh asal-asalan.

“Kan presiden bilang hati-hati, jangan sembrono, jangan emosi, ini emosinya biar turun, tidak sembrono,” demikian Airlangga.

Presiden Joko Widodo sebelumnya berpesan agar Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB (Golkar-PAN-PPP) tidak terlalu lama dalam menentukan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) pada Pilpres 2024.

Pasalnya, acap kali pertemuan ketiga partai selalu akrab namun tak kunjung mendeklarasikan capres-cawapresnya untuk Pemilu 2024.

"Saya titip pesan, jangan terlalu lama-lama. Saya dengar-dengar dan saya melihat tiap hari itu Pak Airlangga Hartarto rangkulan terus dengan Pak Mardiono dari PPP dan Pak Zulkifli Hasan dari PAN," kata Jokowi dalam pidatonya saat menghadiri acara puncak perayaan HUT ke-58 Partai Golkar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat malam (21/10).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya