Berita

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali/Net

Politik

Pengamat Ekonomi: KTT G20 Mendongkrak Ekonomi Bali dan Tunjukkan Indonesia Bisa Pulih

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 15:06 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Bali yang sudah berlangsung sejak tahun lalu dinilai telah berdampak signifikan, khususnya bagi Provinsi Bali yang menjadi tuan rumah.

“Rangkaian kegiatan KTT G20 mendongkrak ekonomi Bali dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat pulih,” kata pengamat ekonomi Universitas Udayana Bali, I Nyoman Mahaendra Yasa kepada wartawan, Jumat (21/10).

Dampak positif tersebut bukan tanpa alasan. Adanya KTT G20 telah mendatangkan banyak warga negara asing, baik para wisatawan, media maupun para delegasi. Hal ini tentu mnejadi keuntungan tersendiri bagi masyarakat Bali.


"Warga negara asing termasuk dari perwakilan delegasi negara peserta dapat meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak maupun devisa negara,” lanjut Mahaendra.

Selain itu, berkedudukan sebagai Presidensi G20, Indonesia bsa mendapat informasi dan pengetahuan lebih awal tentang perkembangan ekonomi global, potensi risiko yang dihadapi, serta kebijakan ekonomi yang diterapkan negara lain, terutama negara maju.
 
“G20 telah memacu OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development) untuk mendorong pertukaran informasi terkait pajak untuk mengakhiri penghindaran pajak,” demikian kata Mahaendra.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya