Berita

Vladimir Putin/Net

Dunia

Anggota DPR Belanda Usul Dirikan Pengadilan Khusus untuk Seret Putin dan Anteknya

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Majelis rendah parlemen Belanda dilaporkan sedang mengajukan mosi untuk mendirikan pengadilan khusus di Den Haag untuk mengadili Presiden Rusia Vladimir Putin dan rekan-rekannya atas perang di Ukraina.

Mayoritas di Tweede Kamer mengatakan bahwa mereka akan mendukung mosi yang diajukan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Belanda dari Partai Demokrat D66, Sjoerd Sjoerdsma.

“Sangat penting bahwa Putin, orang yang berada di balik perang mengerikan di Ukraina, tidak lolos begitu saja dengan impunitas ketika perang ini berakhir,” kata Sjoerdsma, seperti dikutip dari NL Times, Jumat (21/10).


Meskipun demikian, dia mengakui bahwa membawa Putin ke ruang sidang pasti membutuhkan waktu.

"Tapi mari kita pastikan bahwa jika situasi itu muncul, kita siap dan benar-benar dapat membawanya ke pengadilan," katanya.

Partai D66 menyebut Den Haag sebagai pilihan logis untuk pengadilan tersebut. Ini adalah kota perdamaian dan keadilan internasional dan sudah menjadi rumah bagi Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Dan ICC sebelumnya telah berhasil menghukum penjahat perang melalui pengadilan khusus.

Pengadilan Yugoslavia, misalnya, menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada mantan pemimpin Serbia Bosnia, Radovan Karadzic.

Menurut Sjoerdsma, diperlukan pengadilan tersendiri untuk mengadili Putin.

“Karena sekarang secara hukum tidak mungkin melalui ICC. Tidak ada satu pengadilan pun yang bisa mengadilinya sekarang. ICC dapat melakukan itu untuk kroni-kroninya, tetapi tidak untuk Putin sendiri," katanya.

Selain Partai Demokrat D66, Partai koalisi VVD dan CDA juga melihat perlunya pengadilan Putin.

"Belanda perlu mulai mengambil langkah sekarang," kata anggota parlemen VVD Ruben Brekelmans.

“Karena Putin akan terus menggagalkan segala bentuk persidangan, itu harus dipertimbangkan sejak dini bagaimana ini dapat dirancang dengan cara yang paling efektif," ujarnya.

Menggemakan pernyataan rekannya, anggota parlemen Partai CDA Agnes Mulder mengungkap pendapat serupa.

“Untuk bersiap menghadapi saat pertempuran berakhir, Belanda sekarang harus memohon Pengadilan Khusus Internasional," ujarnya.

Dengan mengadopsi mosi yabg diajukan Partai D66, Tweede Kamer akan meminta Menteri Luar Negeri Wopke Hoekstra untuk mencari dukungan dari Uni Eropa dan PBB.

"Pemerintah kota Den Haag juga dapat mulai mencari lokasi yang cocok," kata Sjoerdsma.

Pernyataan anggota parlemen Belanda datang di saat Rusia menggencarkan serangannya di Ukraina setelah peristiwa ledakan di Jembatan Kerch.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya