Berita

Heru Budi Hartono membuka posko pengaduan di Balai Kota setelah ditunjuk Jokowi menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta/RMOLJakarta

Politik

Tiru Gaya Ahok Pimpin Jakarta, Ada Kesan Heru Budi Ingin Balik Persepsi Kesuksesan Anies Baswedan

JUMAT, 21 OKTOBER 2022 | 05:37 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Berbagai upaya kepemimpinan Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang mengembalikan beberapa gaya era Basuki Tjahaj Purnama (Ahok) saat jadi orang nomor satu di Jakarta memberi tafsir politik yang beragam.

Direktur Riset Indonesia Presidential Studies (IPS) Arman Salam mengawali pandangan politiknya dengan pepatah.

Ia menjelaskan bahwa dekatkanlah dirimu dengan kawanmu, namun lebih dekatkanlah lagi dirimu sama musuhmu.


Kata Arman, dalam ruang politik hal menjadi biasa untuk mengeksplor semua potensi lawan baik potensi baik maupun buruk untuk dijadikan senjata menyerang lawan.

Pandangan Arman, kegenitan PJ DKI 1 Heru Budi yang mulai acting ala Ahok mengandung beberapa tafsir.

"Pertama kesan adanya indikasi pesanan untuk menutup dan membalik persepsi kesuksesan Anies dimata publik," demikian kata Arman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (21/10).

Menurut Arman, cara mengobok-obok dari dalam sangat mudah. Ia kemudian mengilustrasikan bahwa kebobrokan program maupun membobrokan program yang dianggap sukses sangat mudah diplintir karena PJ pegang remotnya.

Namun demikian, Arman mengingatkan kepada publik ibukota agar tidak bodoh jika hal tersebut dilakukan tanpa ada perhitungan yang matang, sebab justru akan menjadi energi aktivasi yang kuat bagi Anies untuk terus melaju.

Faktor kedua, jelas Arman, bisa saja ambisi pribadi untuk maju nyalon DKI 1. Setidaknya ada waktu untuk pamer diri. Targetnya, publik DKI terkesima.

"Jika PJ dipandang mampu dan jadi primadona bisa saja nanti tarung saat Pilkada, yang penting sekarang dikenal dulu dan dianggap pantas dulu memimpin makanya gasspoll," pungkas Arman.

Lebih lanjut, Arman menengarai gaya Heru Budi mereplikasi gaya kepemimpinan Ahok agar masyarakat DKI Jakarta menganggap orang kepercayaan Jokowi itu sebagai pemimpin tegas dan nyentrik.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lampaui Ekspektasi, Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,9 Persen di 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:16

Kuota Pembelian Beras SPHP Naik Jadi 25 Kg Per Orang Mulai Februari 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:02

Analis: Sentimen AI dan Geopolitik Jadi Penggerak Pasar Saham

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:46

Hasto Bersyukur Dapat Amnesti, Ucapkan Terima Kasih ke Megawati-Prabowo

Sabtu, 17 Januari 2026 | 13:26

Bripda Rio, Brimob Polda Aceh yang Disersi Pilih Gabung Tentara Rusia

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jalan Menuju Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:16

Legislator Golkar: Isra Miraj Harus Jadi Momentum Refleksi Moral Politisi

Sabtu, 17 Januari 2026 | 12:14

Skandal DSI Terbongkar, Ribuan Lender Tergiur Imbal Hasil Tinggi dan Label Syariah

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:46

Harga Minyak Menguat Jelang Libur Akhir Pekan AS

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:35

Guru Dikeroyok, Komisi X DPR: Ada Krisis Adab dalam Dunia Pendidikan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 11:24

Selengkapnya