Berita

Pendiri Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi/RMOL

Politik

Adhie Massardi: KPK Bisa Berjaya Jika Proses Laporan Ubedilah Badrun

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menghadapi dinamika kinerja dan berbagai kritikan publik sejak didirikan 23 Desember 2003.

Dikatakan Pendiri Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie M. Massardi, KPK di awal dipandang biasa saja.

Lalu, menjadi besar ketika melakukan tindakan hukum pada Aulia Pohan, yang tidak lain besan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono.


"Awalnya KPK RI biasa-biasa saja. Setelah menjarakan besan presiden (kemudian) ditakuti," tulis Adhie di akun Twitter pribadinya, Kamis (20/10).

Kemudian, dikatakan Adhie, berbagai skandal yang muncul belakangan membuat KPK lunglai.

Mantan Jurubicara Presiden Abdurachman Wahid atau Gus Dur ini meyakini, pada masanya KPK bisa saja kembali berjaya.

Salah satu caranya, kata dia, KPK harus melanjutkan penyelidikan laporan dosen Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun atas dugaan KKN dan TPPU dua putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep

"Bisa berjaya lagi jika KPK proses anak-anak presiden yang dilaporkan DR Ubedillah Badrun," katanya.

"Nanti (KPK) bisa bilang gini, 'jangankan cuma balon presiden, anak presiden saja gue tangkap!!'," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya