Berita

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dan Chief of Staff of the French Navy Admiral Pierre Vandier/Net

Pertahanan

Tingkatkan Kerjasama, TNI AL dan Prancis Akan Gelar Latihan Militer Tahun Depan

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 13:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Prancis telah berkomitmen untuk memperkuat kerjasama di antara angkatan laut, termasuk menggelar latihan bersama.

Hal itu menjadi poin dari pertemuan bilateral antara Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono dengan Chief of Staff of the French Navy Admiral Pierre Vandier usai pembukaan Euronaval 2022 di Paris Le Bourget, Prancis, Selasa (18/10).

Selama pertemuan, Laksamana Yudo mengatakan TNI AL akan selalu siap untuk meningkatkan kerjasama dengan AL Prancis. Dengan adanya interaksi tersebut, diharapkan ada peluang untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam bidang operasi, terutama dalam hal pengamatan dan pendeteksian maritim, baik pada kapal permukaan atau pun bawah permukaan.


Lebih lanjut, Laksamana Yudo juga menyampaikan keinginan TNI AL untuk meningkatkan hubungan dalam hal kapasitas bidang latihan bersama, serta menginisiasi adanya kerjasama bidang survei dan hydrografi dengan Prancis.

Terkait dengan keamanan dan stabilitas di Pasifik, keduanya sepakat untuk bekerja sama meningkatkan perannya.

Sementara itu, Admiral Pierre Vandier menawarkan bentuk kerjasama latihan bersama Passex dengan Gugus Tugas Armada Angkatan Laut Prancis. Latihan ini akan dilakukan ketika mereka melintas di perairan Indonesia, yang dijadwalkan pada Maret 2023 mendatang.

Selain melakukan menghadiri Euronaval 2022 dan pertemuan bilateral, Laksamana Yudo dan delegasi TNI AL juga mengunjungi beberapa produsen teknologi sensor dan senjata Prancis. Mereka juga menerima pemaparan tentang perkembangan teknologi terbaru dari beberapa produsen seperti MBDA Missile System, Thales, Damen, Naval Group, hingga Abeking & Resmussen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya