Berita

Kader PDIP yang juga Gubernur Jateng 2 periode Ganjar Pranowo/Net

Politik

Pilihan Ganjar Pranowo Siap Maju Pilpres 2024 Realistis

KAMIS, 20 OKTOBER 2022 | 03:43 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan siap maju menjadi Calon Presiden (Capres) 2024 pada Pilpres 2024. Sampai saat ini, kesiapan Ganjar itu belum disambut baik oleh PDI Perjuangan partai asalnya.

Merespons hal itu, Direktur Eksekutif Aljabar Strategic, Arifki Chaniago menilai kesiapan Ganjar untuk menyatakan diri untuk maju sebagai capres  realistis.

Argumentasi Arifki, sampai saat ini elektabilitas Ganjar dari berbagai lembaga survei selalu masuk tiga besar, tetapi belum ada juga partai yang secara resmi mendukungnya sebagai Capres.


Ia melihat, Ganjar membaca keinginan publik yang tinggi terhadap dirinya agar maju sebagai calon presiden di tahun 2024.

Argumentasi kedua, Ganjar semakin percaya diri untuk menyatakan diri sebagai capres, setelah Anies Baswedan yang tidak memiliki partai sudah dideklarasikan oleh Nasdem sebagai Bakal calon presiden (Bacapres).

Menurut Arifki, Ganjar hanya punya pilihan menunggu keputusan PDI P mendukungnya atau melirik partai lain seperti KIB yang terdiri PPP, PAN dan Golkar. Apalagi, kader-kader di PAN dan PPP tidak sungkan menyatakan dukungan.

“Sebagai kader partai Ganjar ingin mendapatkan “privilagenya”, tetapi seolah-olah saat ini Anies lebih baik darinya karena sudah jelas partai yang akan mengusungnya”, ujar Arifki.

Dalam pandangan Arifki, Ganjar memang seharusnya mengikuti dukungan publik untuk maju sebagai capres di tahun 2024. Kata Arifki, kesempatan ini tidak akan didapatkan oleh Ganjar jika menunggu di tahun 2029. Sebab, Ganjar akan berhadapan dengan petahana yang menang di Pilpres 2024.

"Pilpres 2024 yang kembali lagi ke posisi nol, dimana tidak ada petahana yang maju sebagai capres dan cawapres, momentum ini lebih baik dimanfaatkan Ganjar dengan cepat dan tepat," pungkas Arifki.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya