Berita

Partai Nasdem saat mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden/RMOL

Politik

Nasdem Bocorkan Sosok Ideal Cawapres untuk Anies Baswedan

SELASA, 18 OKTOBER 2022 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai Nasdem saat ini sudah memasuki tahap ketiga dalam kerangka persiapan menghadapi Pemilu 2024, setelah tahapan sebelumnya yaitu mengumumkan Anies Baswedan sebagai capres yang diusungnya dan sekaligus memberikan kewenangan penuh untuk memilih cawapresnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Nasdem, Johnny G. Plate menjelaskan, tahap ketiga ini ialah melakukan koordinasi bersama-sama dengan partai-partai yang akan berkoalisi.

"Proses politiknya tentu yang dilakukan koordinasi bersama-bersama dengan partai-partai koalisi dan masih panjang jalannya, masih jauh, waktu masih cukup. Yang dibilang it's time itu adalah capres," ujar Johnny saat ditemui di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa sore (18/10)


"Sedangkan membentuk koalisi dan menentukan cawapres masih punya cukup waktu. Karena menentukan cawapres nanti harus dibicarakan dengan parpol koalisi. Harus sama," sambungnya menegaskan.

Johnny mengatakan, dalam mementukan paket capres-cawaprs tidak saja terkait dengan relasi kerja antara capres dan cawapres yang akan maju di Pilpres 2024 mendatang saja. Akan tetapi, dijelaskan Menteri Komunikasi dan Informatika ini, juga harus memperhatikan segi elektoral pasangan yang akan diusungnya di Pilpres 2024.

"Kombinasinya bagaimana bisa menghasilkan elektoral yang lebih kuat dari waktu ke waktu sampai dengan pilpres nanti," katanya.

Selain itu, Johnny juga menyampaikan pentingnya respon masyarakat terhadap pasanga calon yang akan diusung barisan Nasdem nanti, yang pada intinya apakah bisa membawa perbaikan bagi bangsa dan negara ke depan.

"Maka capres dan cawapres ini juga harus sama dalam visi pembangunan negara tahun 2024-2029 dengan profil tantangan yang luar biasa, potensi tantangan luar biasa akibat dari perubahan geopolitik dan pandemi yang sampai saat ini masih berjalan," demikian Johnny menandaskan.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya