Berita

Kebakaran terjadi di dalam penjara Evin di Iran pada Sabtu 15 Oktober 2022/Net

Dunia

Bentrok Antar Tahanan, Penjara Evin di Iran Terbakar

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 06:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kebakaran terjadi di penjara Evin Teheran pada Sabtu (15/10), setelah aksi bentrok terjadi di dalam penjara yang dikenal banyak menampung tahanan politik Iran serta asing. Saksi mata melaporkan, mereka mendengar suara tembakan dari dalam arah penjara.

Seperti dimuat The Week pada Minggu (16/10), IRNA, media pemerintah Iran melaporkan adanya bentrokan yang terjadi antara tahanan di dalam satu bangsal dengan para personel penjara.

Pernyataan, yang dikeluarkan oleh pengadilan Iran, mengatakan bahwa ruang bengkel menjahit di dalam penjara itu dibakar setelah perkelahian terjadi. Akibat dari kerusuhan ini menurut laporan dari BBC, empat tahanan meninggal dunia, sementara 61 lainnya menderita luka-luka.


Regu penyelamat dan  ambulans banyak dikerahkan ke penjara tersebut.

"Jalan menuju penjara Evin telah ditutup untuk lalu lintas. Ada banyak ambulans di sini," kata seorang saksi, yang dikutip dari Reuters.

Video yang keluar pada Minggu memperlihatkan api dan asap muncul dari tempat penjara. Terlihat petugas pemadam kebakaran sedang berusaha memadamkan api. Sementara banyak polisi anti huru hara yang terlihat mengendarai sepeda motor menuju fasilitas tersebut.

Orang-orang yang berada dekat dengan gedung yang terbakar berteriak, "Matilah Khamenei!" Beberapa saksi melaporkan bahwa internet kembali diblokir di daerah tersebut.

Iran diketahui kerap memblokir internet ketika sebuah protes terjadi. Konon, hal ini untuk menghindari penyebaran kabar yang simpang siur.

Setelah kejadian itu, keluarga narapidana berkumpul di depan pintu gerbang utama Lapas. Menurut mereka, api dan asap keluar dari penjara dan banyak pasukan khusus dikerahkan di tempat kejadian.

Protes yang terus terjadi baru-baru ini telah menimbulkan tantangan serius bagi Republik Islam, dengan demonstrasi yang menyebar hampir ke seluruh negeri, dan orang-orang meneriakkan kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Jaksa Teheran Ali Salehi mengatakan bahwa insiden tersebut telah berakhir damai, dan mereka telah kembali ke penjara masing-masing. Kerusuhan itu tidak terkait sama sekali dengan protes Mahsa Amini, yang telah melanda negara itu selama empat minggu, menurutnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya