Berita

Hadiri nikahan putri Habib Salim, Anies Baswedan duduk semeja dengan SBY dan Ketum DPP Nasdem, PKS dan Demokrat/Ist

Politik

SBY, JK, Surya Paloh Sudah Duduk Semeja Bersama Anies-AHY di Pernikahan Putri Habib Salim Segaf

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 04:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Dinamika politik jelang kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang semakin menghangat. Terbaru, tokoh politik senior duduk satu meja bersama bakal calon presiden Partai Nasdem Anies Baswedan dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Saat acara pernikahan putri Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Habib Salim Segaf Al Jufri, Minggu Malam (16/10), ada peristiwa penting. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Surya Paloh, dan Jusuf Kalla duduk bersama Anies-AHY.

Anies-AHY adalah salah satu paket pasangan Pilpres yang digadang-gadang akan diusung oleh koalisi Demokrat-PKS dan Nasdem.


Dalam acara yang berlangsung di Balai Sudirman, Jakarta Selatan itu, para tokoh senior bersama Anies-AHY tampak berbincang.

Selain tokoh-tokoh tersebut, sebenarnya ada beberapa petinggi yang juga hadir diantaranya: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Menko Polhukam Mahfud MD.

Koordinator Jurubicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menjelaskan bahwa dalam pertemuan semeja itu terjadi secara alamiah. Herzaky menekankan bahwa dalam acara pernikahan itu, yang utama adalah silaturahim.

Tujuan silaturahim itu, untuk mendoakan mempelai agar menjadi keluarga yang baik.

"Mendoakan yang baik-baik untuk tuan rumah. Agar bahagia dan langgeng," demikian kata Herzaky kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin pagi (17/10).

Saat ditanya apakah perbincangan semeja itu membahas Pilpres, Herzaky hanya menjawab bahwa kebersamaan yang terjadi pada elite Demokrat, PKS dan Nasdem bisa terjaga.

"Menyalakan dan mewujudkan asa akan perubahan dan perbaikan di negeri ini," pungkas Herzaky.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya