Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto/Net

Politik

Demokrat Desak Kapolri Tegas Lakukan Reformasi di Internal Kepolisian

SENIN, 17 OKTOBER 2022 | 04:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Langkah Polri mengamankan Irjen Teddy Lesmana Putra karena diduga terlibat peredaran narkoba mendapat dukungan penuh dari Partai Demokrat. Sebab, penangkapan itu akan semakin menambah buruk rasa kepercayaan publik dalam hal penegakan hukum yang dilakukan Polri.


Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Didik Mukrianto, Minggu (16/10).

Menurut Didik, secara rasional dan akal sehat, sangat disayangkan seorang Kapolda bisa tergoda untuk bersentuhan dan terlibat dalam peredaran gelap barang haram narkoba, yang seharusnya menjadi musuh kepolisian.


Lebih lanjut Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, dengan kejadian ini, bukan saja bisa menjauhkan Polri dari kepercayaan masyarakat, tapi bisa meruntuhkan marwah kelembagaan Polri.

"Saat ini  sedang menghadapi beberapa persoalan yang juga melibatkan perasaan dan keadilan publik," demikian kata Didik.

Terkait dengan berbagai masalah yang melanda institusi Polri, Didik meminta Kapolri menjadikan hal itu perhatian sangat serius. Kata Didik, konsolidasi secara internal harus diperkuat kembali.

"Polri harus tegas dalam melakukan penindakan, baik etik maupun pidananya. Jangan ragu untuk memberikan sanksi," tukas Didik.

Demokrat, tegas Didik mendesak Kapolri harus nyata dalam melakukan action will untuk melakukan pengawasan dan pembinaan anggota.

"Kapolri pasti tahu, bahwa Pembinaan SDM adalah salah satu sub sistem dari pembinaan kekuatan Polri, yang merupakan salah satu bagian paling menentukan dalam keseluruhan pembinaan Polri," demikian Didik menekankan.

Faktor manusia, tambah Didik, adalah unsur yang paling penting dalam setiap organisasi Polri dalam kaitannya dengan tugas pokok dan peranan Polri.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya