Berita

Ilustrasi/Net

Sepak Bola

AFC Tak Pertimbangkan Indonesia sebagai Calon Tuan Rumah Piala Asia 2023

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 03:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Harapan Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 dipastikan tak terwujud. Pasalnya, Federasi Sepak Bola Asia (AFC) tidak memasukan Indonesia sebagai negara yang dipertimbangkan jadi tuan rumah Piala Asia.

Meskipun Indonesia ikut mencalonkan diri menjadi tuan rumah Piala Asia 2023 bersama Qatar dan Korea Selatan.

Dikutip Kantor Berita RMOLSumsel dari Arena Metro, Sabtu (15/10). Datuk Windsor Paul John selaku Sekretaris Jenderal AFC mengonfirmasi bahwa Indonesia tidak masuk pertimbangan, hanya Korsel dan Qatar saja.


Penentuan tuan rumah Piala Asia 2023 sendiri dilakukan melalui voting. Rencananya, pekan depan AFC akan mengumumkan siapa yang terpilih untuk dipercaya menjadi tuan rumah.

"Kami belum menentukan. Keputusannya akan diambil dalam meeting hari Senin (17/10) dan pada sore harinya akan ada pengumuman resmi negara mana yang akan terpilih menjadi tuan rumah," ujar Datuk Windso, Sabtu (15/10).

Datuk Windsor menambahkan, waktu penyelenggaraan Piala Asia 2023 akan menyesuaikan dengan kondisi cuaca negara yang terpilih. Hal tersebut diperlukan agar para pemain yang berkompetisi dapat menunjukan kemampuan terbaiknya.

"Jika Korea terpilih, Piala Asia akan digelar bulan Juli karena cuacanya cocok, tidak terlalu dingin atau tidak terlalu panas," sambung Datuk Windsor.

"Andai Qatar yang terpilih, Piala Asia akan digelar Januari 2023 karena saat itu di sana tidak terlalu panas," pungkasnya.

Meski begitu, tidak ada penjelasan lebih lanjut mengapa Indonesia tidak masuk ke dalam pencalonan tuan rumah Piala Asia 2023. Diduga, Tragedi Kanjuruhan yang telah menewaskan 132 korban jiwa jadi menjadi salah satu penyebabnya.

Selain itu, ketidaksiapan stadion di Indonesia juga disebut sebagai salah satu penyebabnya. Pasalnya, masih banyak stadion di Indonesia yang disinyalir belum memenuhi standar FIFA.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya