Berita

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat ditemui Sekjen PAN Eddy Soeparno beberapa waktu lalu/Ist

Politik

Kapan akan Gabung Partai? Ini Jawaban Ridwan Kamil

MINGGU, 16 OKTOBER 2022 | 02:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, hingga kini belum mengambil keputusan bergabung ke partai mana pun, meski yang bersangkutan mengaku akan mengumumkan ke publik dalam waktu dekat.

Namun demikian, sosok yang kerap disapa Kang Emil itu mengungkapkan, partai yang paling intens membujuknya bergabung adalah PAN.

"Partai yang intens berkomunikasi adalah PAN, sudah berkali-kali, lebih dari lima. Jadi masalah berjodoh tidaknya, kan jodoh mah rahasia Allah ya," kata dia di Gedung Sate, Sabtu (15/10).


Disinggung soal peluangnya maju pada Pilpres, Kang Emil memberi jawaban diplomatis. Ia hanya bilang banyak kemungkinan bisa terjadi mengingat dinamika politik menjelang Pemilu tidak bisa diprediksi.

"Komunikasi terus dilakukan, karena itu adalah keharusan ya. Tapi dinamika 2024 menurut saya enggak selalu bisa diprediksi terlalu jauh-jauh hari," ujar Kang Emil, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Mantan Walikota Bandung itu mengaku tidak akan memaksakan diri maju di kontestasi Pilpres 2024 seandainya tak memungkinan. Karena, Kang Emil menyebut peluang kembali menjadi Gubernur Jawa Barat justru lebih besar.

"Saya juga akan menjemput takdir itu mengalir saja, harus ikhtiar. Nanti enggak jadi, tidak masalah, pilihan saya masih ada kan Gubernur (Jabar) jilid 2 (perode 2) di survei juga lumayan di atas 60 persen ibaratnya. Tapi kalau ada (peluang maju pilpres) ya kenapa tidak, kalau memang memungkinkan," sambungnya.

Sebelumnya, PAN menyatakan siap menggelar karpet biru bagi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, jika ingin bergabung dengan partai berlambang matahari putih ini.

Hal itu diungkapkan, Sekretaris Jenderal PAN, Eddy Soeparno saat menemui Ridwan Kamil di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (10/10).

"Mendukung ikhtiarnya Kang Emil dan kita sudah sampaikan dalam beberapa kesempatan, PAN siap untuk menggelar karpet biru kalau Kang Emil siap bergabung dengan PAN," ujar Eddy.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya