Berita

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief/Net

Politik

Hasto: Rasa Kemanusiaan dan Idealisme Andi Arief Mulai Luntur Saat Masuk Partai Demokrat

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 16:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rasa kemanusiaan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief sudah mulai luntur.

Itu lantaran Andi Arief menyebut Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menggunakan cara yang sama seperti pimpinan Partai Komunis Indonesia (PKI) DN Aidit terhadap lawan politiknya.

Padahal, dikatakan Hasto, Andi Arief pernah bersama-sama Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menjadi kader Partai Rakyat Demokratik (PRD) pertengahan 1990-an.


"Saya jujur kasihan sama Pak Andi Arief. Ini kan temannya Pak Budiman dulu di PRD. Kata Pak Budiman, dulu Pak Andi Arief kan punya idealisme," ujar Hasto kepada wartawan, Sabtu (15/10).

Doktor Ilmu Pertahanan tersebut melihat sosok Andi Arief mulai luntur rasa kemanusiannya setelah masuk ke Partai Demokrat. Selain itu, idealisme Andi Arief juga mulai berkurang. Hal itu juga dirasakan Budiman Sudjatmiko sebagai sama-sama mantan kader di PRD yang kini menajdi kader PDIP.

"Setelah masuk ke Partai Demokrat rasa kemanusiaannya itu juga berkurang, termasuk idealismenya. Nanti Pak Budiman yang menjawab," demikian Hasto.

Sebelumnya, Andi Arief melontarkan pernyataan bahwa gaya Hasto seperti tokoh sentra PKI DN Aidit. Pernyataan itu dilontarkan Andi Arief dalam cuitan yang diunggah di akun Twitter-nya, @AndiArief_.

"Cara-cara Hasto memperlakukan lawan-lawan politik mirip cara-cara DN Aidit di tahun 1964," tulis Andi Arief dalam akun Twitter-nya, @AndiArief_ pada Jumat (14/10).

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya