Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto/Net

Politik

Soal Elektabilitas Puan, Hasto Bandingkan Ketika Elektabilitas Jokowi jadi Cagub Jauh di Bawah Foke

JUMAT, 14 OKTOBER 2022 | 00:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Elektabilitas Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo moncer di sejumlah survei dibandingkan Puan Maharani, meskipun begitu hingga saat ini PDIP belum menyampaikan sikap tegasnya untuk mengusung calon presidennya di 2024.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menuturkan meski elektabilitas tinggi, tidak menjadi bahan pertimbangan PDIP untuk mengusung kadernya sebagai calon presiden.

Dia mencontohkan sewaktu Pilgub DKI Jakarta di mana Joko Widodo menjadi calon gubernur yang diusung PDIP, namun memiliki elektabilitas rendah ketika melawan Fauzi Bowo kala itu.


"Ketika Pak Jokowi, Ganjar jadi cagub bukan faktor elektoral, elektabilitas boleh dilihat. Pak Jokowi masih jauh dibawah Pak Foke. Pak Ganjar masih jauh di bawah Pak Sigit Waluyo,” kata Hasto di Sekolah PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Pusat, Kamis (13/10).

Hasto mengatakan, elektabilitas bisa moncer karena adanya kerja kolektif yang mendorong daya terima masyarakat melalui pergerakan mesin partai yang menyatu dengan rakyat.

Menurutnya, elektabilitas bukan jaminan seorang tokoh bakal menjadi calon presiden maupun calon gubernur untuk diusung. Bagi PDIP, kata Hasto, Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum PDIP yang akan menentukan dan kerap dibuktikan calon yang diusung selalu menang.

“Itulah yang dilakukan PDIP karena itulah elektoral bukan pertimbangan utama, tetapi pertimbangan kepentingan bangsa dan negara dan itulah Bu Mega telah membuktikan dengan banyaknya lahir pemimpin dari PDIP,” tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya