Berita

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat hadiri pelantikan pengurus DPD dan DPC se-Gorontalo, Kamis (13/10)/Ist

Politik

Sekjen Gerindra: Jangan Merasa Paling Benar dalam Berjuang untuk Rakyat dan Negara

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 20:53 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Seluruh kader Partai Gerindra diminta untuk tidak pernah lelah berjuang untuk rakyat Indonesia. Sebab, Partai Gerindra menjadi partai kedua terbesar karena dukungan dan kepercayaan rakyat.

Begitu pesan Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus DPD dan DPC Gerindra se Provinsi Gorontalo pada Kamis (13/10).

"Yakinlah bahwa apa yang kita perjuangkan demi kebaikan. Yakinlah perjuangan kita berada di jalan yang benar. Tapi jangan sekali-kali kita merasa yang paling benar, karena membangun bangsa Indonesia yang besar ini perlu persatuan, kebersamaan, dan kegotongroyongan," kata Muzani.


Itu sebabnya, kata Muzani, Partai Gerindra merasa tidak ada masalah untuk bekerjasama dengan partai manapun. Karena Gerindra adalah partai yang ingin mengabdi untuk bangsa dan negara dengan mengedepankan semangat persatuan.

"Kita semua menantikan masa depan Indonesia yang lebih baik, rakyatnya makin sejahtera, maju peradabannya. Itu semua bisa kita wujudkan hanya dengan persatuan. Oleh karena itu Gerindra merasa tidak ada beban untuk bekerjasama dengan siapapun," ujar Muzani.

"Kita boleh menjadi partai koalisi pemerintah, tapi kita harus tetap menjadi partai rakyat. Itu sebabnya kami merasa tidak ada beban untuk bekerjasama dengan siapapun, termasuk dengan partai-partai di luar pemerintahan," sambung Ketua Fraksi Partai Gerindra itu.

Gerindra, lanjut Muzani, secara resmi telah mendeklarasikan Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai calon presiden untuk Piplres 2024.

Dia meyakini bahwa Prabowo adalah salah satu pemimpin yang memiliki karakter kuat dalam membangun bangsa bersama-sama dengan semua kekuatan politik yang ada di Indonesia.

"Jangan ada satu kekuatan di republik ini yang merasa mampu membangun bangsa kita yang besar ini secara sendiri, tidak. Jadi Pak Prabowo, Partai Gerindra sangat membuka diri. PPP mau berkoalisi monggo, Demokrat silakan, PKS apalagi, begitu juga Golkar dan PDIP yang sudah berteman lama, termasuk NasDem dan PAN serta partai lain,” tuturnya.

“Kita semua bersahabat, tidak ada beban, tidak ada masalah karena kami merasa Republik Indonesia dengan 270 juta jiwa penduduk harus dibangun secara bersama-sama. Apa yang saya sampaikan ini adalah platform calon presiden yang namanya Prabowo Subianto. Karena bagi Prabowo persatuan dan kesatuan bangsa adalah segala-galanya," tutup Wakil Ketua MPR itu.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya