Berita

Pakar komunikasi politik Effendi Gazali/Net

Politik

Singgung Antitesis Jokowi, Effendi Gazali: Semangat Zaman Hampiri Anies Baswedan

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 11:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Berbagai survei terkait calon presiden (Capres) potensial 2024 menempatkan Anies Baswedan di posisi puncak. Seperti yang tercermin dalam hasil survei nasional Trust Indonesia.

Dalam hasil survei tersebut, dari sisi tingkat kinerja calon Presiden RI 2024, Anies Baswedan unggul 89,2 persen, disusul oleh Prabowo 59,2 persen, kemudian Ganjar Pranowo 57,5 persen, selanjutnya Airlangga Hartarto 30,4 persen dan terakhir Puan Maharani 15,9 persen.

Menanggapi hal ini, mantan gurubesar Universitas Indonesia dan pakar komunikasi politik Effendi Gazali mengatakan hasil survei tersebut merupakan gambaran yang baik.


Meskipun diwarnai euforia tetapi ada semangat zaman yang menyertai pencapresan Anies Baswedan oleh Partai Nasdem. Hal yang sama juga pernah dirasakan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika maju sebagai Capres pada pemilu 2014 lalu.

“Ini adalah suatu gambaran yang bagus bahwa Anies sekarang sedang ada di tengah ombak perubahan dan di tengah semangat zaman,” ujar Effendi. Jadi memang semangat zaman dan euforia sedang menghampiri bapak Anies Baswedan,” kata Effendi, Kamis (13/10).

Effendi berpandangan, kondisi ini bisa saja berubah saat cawapres Anies sudah ditentukan. Bisa saja mencapai miracle number atau angka-angka mukjizat bahkan turun ke bawah.

"Jangan-jangan Zulfan Lindan itu benar bahwa Anies Baswedan ini adalah antitesis dari Bapak Joko Widodo, dan jika itu terjadi bagaimana para pemilih dan lembaga survei menyikapinya dalam menentukan survei selanjutnya,” ucap Effendi mengutip pernyataan Politikus Partai Nasdem, Zulfan Lindan yang ramai jadi perbincangan di kabinet beberapa waktu lalu.

Menurut Effendi, narasi antitesis ini merupakan hal yang wajar dalam pentas politik karena Jokowi sendiri pernah menjadi antitesis bagi pemerintah sebelumnya pada saat awal mencalonkan diri sebagai Capres pada Pemilu 2014 lalu.

Ia menambahkan, untuk dapat membaca apakah keunggulan Anies merupakan antitesis atau bukan maka perlu melihat kembali psikografik dan hasil survei-survei yang lain sebagai pelengkap.

“Kenapa orang perlu antitesis dari pemerintahan yang ada sekarang? Apakah karena krisis ekonomi, resesi? Jadi ketika krisis ekonomi itu ada ditambah lagi dengan sentimen-sentimen penegakkan hukum yang dianggap tajam kebawah tumpul keatas, kemudian penegakkan terhadap korupsi yang dianggap bisa diatur-atur begitu muncullah semangat zaman yang harus kita lihat lagi dalam survei-survei lainnya yang saling melengkapi terutama psikografik,” terang Effendi.

“Dan pak jokowi tidak perlu khawatir karena beliau sendiri dulu adalah antitesis dari pemerintahan sebelumnya, pemerintahan SBY,” pungkas Effendi.

Survei Nasional tersebut dilakukan secara online dalam rentang waktu 5 hari yaitu pada tanggal 7-11 Oktober 2022. Survei ini dilakukan untuk mengetahui calon Presiden RI 2024 yang paling potensial.

Adapun dari segi tingkat kelayakan calon presiden (Capres), Anies unggul jauh dari calon lainnya yaitu sebanyak 91,6 persen. Kemudian disusul oleh Ganjar Pranowo sebanyak 65,5 persen.

Setelah itu ada Prabowo Subianto yang memiliki nilai 64,2 persen, diikuti oleh Airlangga Hartarto sebanyak 37,5 persen dan terakhir ada Puan Maharani sebanyak 20,9 persen.

Walaupun Prabowo berada diposisi ke 3 dari segi tingkat kelayakan calon presiden, tetapi ia unggul dari sisi kepemimpinannya dibanding dengan calon lainnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya