Berita

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan/Net

Sepak Bola

Jika Ketum PSSI Mundur, Shin Tae-yong juga Siap Tinggalkan Timnas Indonesia

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 11:54 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Desakan agar Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mundur sebagai bagian dari tanggung jawab atas tragedi di Stadion Kanjuruhan belakangan makin kuat. Bahkan sudah muncul petisi agar pria yang karib disapa Iwan Bule itu segera meninggalkan jabatannya di PSSI.

Desakan tersebut rupanya jadi perhatian serius pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @shintaeyong7777, pelatih asal Korea Selatan bahkan siap mundur seandainya Iwan Bule juga akhirnya lengser dari jabatan Ketum PSSI terkait tragedi Kanjuruhan.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan turut berduka cita atas tragedi Kanjuruhan, Malang. Saya juga seorang suami dari istri dan seorang bapak dari dua anak. Saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban dan keluarga korban," tulis Shin Tae-yong yang dikutip Redaksi, Kamis (13/10).


"Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri. Karena saya pikir jika terdapat kesalahan dari rekan kerja yang bekerja bersama sebagai 1 tim, maka saya pun juga memiliki kesalahan yang sama," sambungnya.

Ditambahkan pelatih 52 tahun itu, sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus atau hanya staf pelatih saja yang bagus. Kesuksesan bisa dicapai ketika semuanya menjadi satu tim.

Mulai dari pemain inti, pemain cadangan, staf pelatih, ofisial, semua karyawan federasi, termasuk Ketua Umum PSSI.

Itulah filosofi sepak bola yang dipahami Shin Tae-yong. Sepak bola adalah salah satu olahraga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerjanya.

"Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepak bola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2020. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan Ketua Umum PSSI yang memilih saya," tuturnya

Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu pun menyayangkan kalau semua tanggung jawab dialihkan kepada Ketum PSSI. Karena, lanjut Shin, Iwan Bule telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Sehingga pasti bisa juga mengatasi keadaan saat ini dengan baik.

"Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban, dan seluruh masyarakat Indonesia," demikian Shin Tae-yong.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Sidang Praperadilan Yaqut Cholil Qoumas Dikawal Puluhan Banser

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:13

Pramono Setop Izin Baru Lapangan Padel di Zona Perumahan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:08

Komisi II DPR Dorong Partisipasi Publik dalam Penyusunan RUU Pemilu

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:07

Usulan Masyarakat Patungan MBG Dinilai Problematis

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

CELIOS Surati Presiden, Minta Perjanjian Tarif Indonesia-AS Dibatalkan

Selasa, 24 Februari 2026 | 12:03

Tewasnya El Mencho Disebut-sebut Bagian dari Operasi Senyap Trump Basmi Kartel Meksiko

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:56

Ribuan Buruh Bakal Kepung DPR Tuntut Pembatalan Impor Pickup 4x4

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:49

Emas Antam Loncat Rp40 Ribu Hari Ini, Intip Daftar Lengkapnya

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:44

Gubernur Lemhannas: Potensi Konflik Global Bisa Picu Perang Dunia Ketiga

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:39

KSPI Tuduh Perusahaan Gunakan Modus “Dirumahkan” via WhatsApp untuk Hindari THR

Selasa, 24 Februari 2026 | 11:28

Selengkapnya