Berita

Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Hadapi Tantangan Global, Ini Empat Kualifikasi Capres Tahun 2024

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 07:31 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons adanya tantangan masalah global yang berimbas pada Indonesia, diperlukan sosok calon presiden (Capres) untuk tahun 2024 yang mampu mengatasi kompleksitas masalah.

Pendapat itu disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (13/10).

Menurut Jamiluddin, capres mendatang setidaknya dia yang mampu mengatasi krisis multidimensi.


"Sebab, berbagai krisis berpeluang terjadi di Indonesia dan dunia internasional," demikian kata Jamiluddin.

Dalam pandangan Jamiluddin, Capres mendatang setidaknya harus memiliki empat kualifikasi.

Pertama, capres mendatang harus memiliki sense of crisis. Bagi mantan Dekan Fikom IISIP ini, hanya Capres yang memiliki sense of crisis akan mampu dengan cepat mengatasi berbagai krisis.

"Kedua, Capres mendatang seyogyanya punya jaringan luas di dunia internasional. Hal itu diperlukan agar Indonesia lebih mudah menggolkan kepentingannya, khususnya untuk kemajuan dalam negeri," demikian analisa Jamiluddin.

Kualifikasi lainnya, Capres mendatang harus punya visi jauh ke depan. Capres seperti ini akan dapat mengurai aneka persoalan menjadi peluang untuk kemajuan Indonesia.

Kata Jamiluddin, melalui visinya, Capres tersebut dapat mengarahkan Indonesia ke depan secara konprehensif dan terintegrasi.

Jamiluddin meyakini, dengan sosok Capres visioner, dia dalam menyusun vetak biru Indonesia akan terencana dengan jelas dan terarah.

"Empat, capres mendatang harus kredibel dan dapat diterima mayoritas rakyat Indonesia. Dengan begitu, ia di percaya rakyat dan kebijakannya diikuti mayoritas rakyat," pungkas Jamiluddin.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya