Berita

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam/RMOL

Politik

Hasil Penelusuran Komnas HAM, Temuan Miras di Kanjuruhan Untuk Obat Sapi

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hasil Penelusuran Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) tak sama dengan klaim Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang menyebut menemukan botol minuan keras (Miras) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, dalam kejadian kelam di pertandingan Arema melawan Persebaya Sabtu malam (1/10).  

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menuturkan, hasil investigasi pihaknya sejak 2 hingga 10 Oktober 2022 terhadap temuan botol Miras tersebut ditelusuri lebih dalam hingga ke sejumlah pihak.

"Kami juga ketemu langsung sama pemiliknya, kami juga ketemu langsung sama yang bertanggung jawab di Dispora itu," ujar Anam dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10).


Anam menegaskan, maksud dari pemilik yang dimintai keterangan soal keberadaan Miras di Kanjuruhan tersebut adalah produsennya.

"Memang itu (diproduksi) semacam UMKM yang memproduksi untuk pengobatan sapi," ungkapnya.

Akan tetapi, guna memastikan keterangan dari pemilik UMKM Miras tersebut, Anam memastikan Komnas HAM meneliti kembali kandungan yang ada di dalamnya.

Dalam hal ini, dia menuturkan bahwa Komnas HAM bekerjasama dengan pihak ahli yang ada di Malang.

"Kalau yang dimaksud teman-teman itu soal ("Miras") dua kardus itu yang sekarang di Labfor, kami juga menelusurinya," demikian Anam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya