Berita

Salah satu cuplikan video tragedi Kanjuruhan yang sudah terungkap di publik/Repro

Politik

Komnas HAM Kantongi Video Tragedi Kanjuruhan yang Belum Pernah Terungkap

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bukti tragedi Kanjuruhan berupa video yang berasal dari salah seorang korban meninggal dunia telah dikantongi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).

Hal tersebut disampaikan Komisoner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, dalam jumpa pers di Kantornya, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10).

"Video dan foto orisinil dari para korban dan saksi. Artinya video selain banyak yang beredar di Medsos kami juga dapat video yang mungkin sampai saat ini belum pernah dipublis," ujar Beka.


Video dan foto yang diperoleh Komnas HAM sama sekali belum terekspos oleh media-media.

"Ini adalah  orisinil menjadi milik Komnas HAM, ekslusif dari saksi dan korban," katanya.

Selain itu, Beka juga menuturkan bahwa pihaknya juga memperoleh sejumlah dokumen dan barang bukti lainnya dari sejumlah pihak yang dilakukan dalam proses investigasi Komnas HAM sejak 2 hingga 10 Oktober 2022 lalu.

"(Ada) satu dokumen kepolisian terkait rencana pengamanan dan dokumen teknis lain. Kemudian dokumen data korban meninggal dunia maupun yang luka dari sejumlah pihak baik rumah sakit, relawan dan keluarga dan pihak lain," demikian Beka menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya