Berita

Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

GPI Jakarta Raya Desak KPK Usut Dugaan Keterlibatan Heru Budi Hartono di Kasus Reklamasi Jakarta dan RS Sumber Waras

RABU, 12 OKTOBER 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sejumlah orang yang mengatasnamakan dari Gerakan Pemuda Islam (GPI) Jakarta Raya mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut kembali dugaan keterlibatan Heru Budi Hartono dalam kasus dugaan suap Reklamasi Pantai Utara Jakarta dan kasus dugaan korupsi RS Sumber Waras.

Hal itu merupakan tuntutan yang disampaikan sejumlah orang saat menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu siang (12/10).

Koordinator Lapangan GPI Jakarta Raya, M. Borut mengatakan, Jakarta merupakan barometer dari semua provinsi yang ada di Indonesia. Sehingga, Jakarta harus dipimpin oleh orang yang paham tentang tata kelola pemerintahan yang baik dan mau bekerja atas dasar kepentingan banyak orang, bukan kepentingan pribadi.


Nama Heru Budi Hartono baru saja dikabarkan ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk menjadi Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan yang akan purnatugas pada 16 Oktober nanti.

"Keputusan Presiden hari ini sangat disesali, dalam jejak digital nama Heru Budi Hartono bukan sosok yang tepat untuk menduduki kursi gubernur saat ditinggal Anies Baswedan nanti," ujar Borut dalam orasinya.

Borut pun menyinggung bahwa Heru pernah diperiksa dalam dugaan tindak pidana korupsi di DKI Jakarta, bahkan Heru pernah beberapa kali diperiksa KPK.

"Ketika menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono pun pernah diperiksa KPK terkait kasus suap Reklamasi Pantai Jakarta 2016 silam," kata Borut.

Selain itu, kata Borut, nama Heru juga disebut banyak tahu terkait kasus dugaan korupsi pembelian tanah Cengkareng dan Rumah Sakit (RS) Sumber Waras.

Sebab kata Borut, pada kasus korupsi tanya di Cengkareng, Heru menjabat sebagai Kepala BPKAD dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Tolak Heru Budi Hartono sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta. Sebab beliau bukan sosok yang tepat, mengingat banyaknya catatan hitam yang dia tinggalkan sewaktu berkantor di Balaikota beberapa tahun lalu," tegas Borut.

Untuk itu, Borut mendesak KPK untuk mengurut dugaan keterlibatan Heru dalam kasus suap reklamasi pantai utara Jakarta.

"Meminta dengan tegas kepada KPK untuk panggil dan periksa Heru Budi Hartono karena diduga ikut terlibat dalam kasus korupsi RS Sumber Waras," pungkasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya