Berita

Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus/Net

Politik

Asumsi Megawati Lobi Jokowi untuk Dukung Puan, PDIP: Itu Omongan Orang Enggak Ngerti

SENIN, 10 OKTOBER 2022 | 17:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, santer dikabarkan sebagai pertemuan lobi pembuka jalan Ketua DPR RI Puan Maharani untuk maju sebagai calon presiden pada Pemilu Serentak 2024.

Santernya kabar itu, tegas dibantah Jurubicara PDI Perjuangan Deddy Yevri Hanteru Sitorus. Menurutnya, anggapan Megawati tengah melobi Jokowi untuk Pilpres 2024 mendatang hanya sebatas dugaan semu yang tidak bisa dibenarkan.

"Itu kan cuman omongan orang yang enggak mengerti bagaimana hubungan antara Pak Jokowi dan Bu Megawati, kemudian mereka juga hanya mengira-ngira dan menduga-duga tanpa mempunyai informasi yang benar,” ujar Deddy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (10/10).


"Jadi, itu memang tanggapan para politisi dan pengamat yang memang cuman berdasarkan angan-angan dan halusinasi,” imbuhnya.

Deddy menegaskan, PDIP saat ini belum menetapkan secara resmi calon presiden yang bakal diusung pada Pemilu 2024.

Pun juga Megawati sebagai pemegang hak prerogatof, belum memberi sinyal akan mendukung siapapun dan mencalonkan siapapun sebagai calon presiden hingga saat ini.

"Jadi terbuka peluang bagi kader terbaik PDIP, untuk dicalonkan," katanya.

Deddy menambahakan, PDIP juga tidak harus meminta arahan presiden soal siapa calon presiden atau akan memenangkan siapa pada pilpres.

"Itu tidak ada dalam kebiasaan PDIP. Dulu waktu mencalonkan Pak Jokowi juga enggak ada begitu-begitu. Jadi itu memang konyol tidak berdasarkan fakta hanya asumsi-asumsi,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya