Berita

Ketua Fraksi PDIP DPR RI/RMOL

Politik

Utut Adianto: PDIP Ingin Melihat TNI Makin Kuat

MINGGU, 09 OKTOBER 2022 | 20:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Anggaran untuk pertahanan negara perlu terus dinaikkan demi meningkatkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kekuatan TNI harus diperkuat untuk menghadapi berbagai ancaman pertahanan negara.

Ancaman itu makin terasa akibat perang antara Rusia-Ukraina, geopolitik dan ekonomi yang berdampak buruk bagi kedaulatan NKRI.

Pandangan itu disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPR RI Utut Adianto dalam Talkshow HUT ke-77 TNI adalah Kita. Sejarah, Kepeloporan dan Desain Masa Depan TNI di DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat, Minggu (9/10).


Utut mengatakan bahwa TNI kuat merupakan keniscayaan bagi fraksi PDIP. Karena itu, PDIP ingin melihat TNI yang kuat, disiplin, dan yang terpenting mendapat dukungan anggaran untuk terus memperkuat pertahanan nasional.

"PDI Perjuangan ingin melihat TNI kita makin kuat,” kata Wakil Ketua Komisi I DPR ini.

Utut menyampaikan bahwa anggaran pertahanan Rp 134 Triliun jauh dari cukup. Ia kemudian membandingkan dengan Singapura yang memiliki anggaran besar untuk sektor pertahanan.

Menurut mantan atlet nasional Catur itu, anggaran untuk pertahanan idealnya adalah dua hingga tiga kali lipat dari anggaran yang ada saat ini.

"Idealnya paling tidak dibandingkan Singapura, idealnya kali dua atau kali tiga dari anggaran ini. Itu menurut saya,” ujarnya.

Dia menambahkan, dengan adanya keberpihakan anggaran terhadap TNI untuk memperkuat pertahanan negara sebagaimana yang dilakukan Megawati Soekarnoputri saat menjabat Presiden.

Diungkapkan Utut, saat menjadi Presiden, Megawati menaikkan anggaran TNI pada saat menjabat sebagai presiden.

"Berpolitik adalah soal keberpihakan. Jadi keberpihakan kepada anggaran tentara ini masih belum menampakkan seperti apa yang diceritakan tadi zaman Bu Megawati Soekarnoputri,” demikian Utut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya