Berita

Tembok MTsN 19 Jakarta yang ambruk/RMOL

Nusantara

Ternyata Ini Penyebab Tembok MTsN 19 Jakarta Ambruk

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 05:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penyebab rubuhnya tembok podium Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), Pondok Labu, Jakarta Selatan ternyata akibat saluran drainase terganggu.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bambang Heri Mulyono mengatakan, akibat saluran drainase tidak optimal membuat air meluap, ditambah curah hujan tinggi membuat arus debit air cukup kuat hingga merobohkan tembok MTsN 19.

"Banjir disebabkan saluran drainase yang tersumbat sehingga air meluap ke lahan disamping MTsN 19. Genangan air setinggi sekira 1 m ini menekan tembok hingga roboh," ujar Heri di Jakarta, Sabtu (8/10).


Padahal menurut Heri, ketika kejadian nahas itu kondisi Kali Krukut debit airnya dalam posisi normal. Kondisi hilir kali dengan lokasi kejadian juga memiliki jarak.

Dikarenakan, fungsi saluran drainase yang kurang optimal membuat air tidak sampai ke kali. Sehingga luapan pun tejadi dan membuat bangunan tembok di MTsN 19 ambruk dan menimpa siswa.

"Kali krukut berjarak 1 km di hilir lokasi kejadian. Pada saat kejadian sekitar pukul 14.00 muka air kali krukut masih rendah 80 cm, masih siaga 4," lanjutnya.

Dalam peristiwa ini, 3 orang siswa meninggal dunia dan 2 lainnya mengalami luka-luka akibat salah satu tembok bangunan sekolah tersebut roboh diterjang banjir.


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya