Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Relawan BerkAH Yakin Airlangga Hartarto Lebih Mudah Menang jika Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2024

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 22:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Posisi Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden, diyakini akan lebih mudah meraih kemenangan jika memilih Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon wakil presiden.

Hal tersebut disampaikan Jurubicara Relawan Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto (BerkAH) Ikhwanul Maarif dalam diskusi daring bertema "Siapa Cawapres yang Tepat Dampingi Airlangga", Jumat (7/10).

"Ada masukan dari teman-teman relawan Gerakan BerkAH khususnya Jawa Barat dan DKI Jakarta untuk mendorong nama Anies Baswedan sebagai kandidat cawapres untuk Airlangga Hartarto," ujar Ikhwanul.


Kata dia, sosok Anies dinilai pantas mengingat keberhasilannya dalam memimpin Jakarta dan adanya kecocokan personal antara Airlangga dan Anies.

Pada sisi lain, Ikhwanul menambahkan, selain nama Anies Baswedan terdapat juga usulan dari relawan di daerah nama-nama seperti Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Barat Khofifah, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Menurutnya, Airlangga sebagai sosok beridiologi tengah, memang harus cermat memilih pendamping di Pilpres 2024. Terutama, figur cawapres itu harus berbudaya dan memiliki basis kedekatan dengan anak muda.

"Melihat Pak Airlangga ini kan beliau merupakan sosok yang nasionalis dan memimpin partai berideologi tengah, jadi untuk mengimbanginya butuh sosok yang memiliki basis sosial budaya, religius, lekat dengan anak muda dan tentunya memiliki popularitas," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya