Berita

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani/Net

Politik

Masih Banyak Waktu, KIB Tidak Buru-buru Tetapkan Capres Hanya Karena Nasdem Umumkan Anies Baswedan

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 18:48 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang motori Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bersepakat untuk tidak terburu-buru mengumumkan calon presiden yang bakal diusung.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani dalam perbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Jumat malam (7/10).

Diakui Arsul, memang tidak sedikit yang penasaran dengan capres yang akan usung KIB. Terlebih, setelah Partai Nasdem mengumumkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden.


"Kami tentu memaklumi jika banyak pihak yang penasaran dan karenanya menyuarakan agar KIB segera mengumumkan paslon capresnya," ujar Arsul.

Kata Arsul, masih banyak waktu yang akan dimaksimalkan KIB untuk duduk bersama membahas siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang bakal diusung dan didaftarkan pada KPU RI.

"Pemilu 2024 sendiri masih cukup lama. Pengajuan paslon dan caleg baru nanti September 2023, jadi dalam konteks kebutuhan politik, maka KIB memandang tidak perlu ada keterburu-buruan," kata Wakil Ketua MPR RI.

Dia menekankan lagi, pada prinsipnya KIB menghormati keputusan Nasdem. Pada sisi lain, KIB tidak akan terpengaruh dengan dinamika eksternal untuk membahas keputusan politik.

"KIB tidak akan terburu-buru menetapkan paslon hanya karena Nasdem sudah mendeklarasikan bacapresnya yakni Anies Baswedan," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya