Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Survei PWS: Prabowo Subianto Jagoan Capres, PDIP Juara Legislatif

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih unggul dalam bursa calon presiden. Dia mengungguli dua nama lain, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah.

Hal tersbeut menjadi temuan survei Political Weather Station (PWS) yang dilakukan pada medio tanggal 1-6 Oktober 2022.

PWS mewawancarai 1.200 responden di 34 provinsi yang diperoleh secara acak sistematis. Ambang kesalahan (margin of error) yang dipakai sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.


"Elektabilitas Prabowo Subianto sebesar 30,8 persen alias sangat signifikan atas dua gubernur yang sering disebut-sebut sebagai penantang terberat," ujar peneliti PWS Sharazani dalam paparan survei secara virtual, Jumat (7/10).

Adapun elektabilitas Ganjar Pranowo tercatat di angka 18,8 persen dan Anies Baswedan di angka 17,5 persen. Serta melengkapi lma besar ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,4 persen) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (5,1 persen).

Beberapa tokoh lain yang masuk bursa capres dengan elektabilitas di bawah 5 persen ada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua DPR RI Puan Maharani, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sementara juga masih ada 10,2 persen responden yang belum menentukan pilihan," kata Riza.

Pada sektor pemilihan legislatif, lanjutnya, PDI Perjuangan masih dijagokan menang dengan elektabilitas 23,1 persen. PDIP disusul Partai Gerindra (16,8 persen) dan Partai Golkar (9,8 persen). Berikutnya ada PKS (7,1 persen), PKB (6,8 persen).

Adapun partai politik yang diperkirakan tidak memenuhi ambang batas parlemen ada Partai Nasdem (3,9 persen), Partai Perindo (3,8 persen), PAN (2,8 persen), PPP (2,1 persen).

"Termasuk masih ada pilihan pada partai lain 3,9 persen dan 9,4 persen responden belum menentukan pilihan," demikian Riza.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya