Berita

Presiden RI, Joko Widodo/Net

Politik

Komunikasi Jokowi Dinilai Buruk, Pengamat: Seolah Tragedi Kanjuruhan Disebabkan Pintu dan Tembok

JUMAT, 07 OKTOBER 2022 | 12:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komunikasi Presiden Joko Widodo dalam mengungkap sebab tragedi Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, yang memakan korban meninggal dunia hingga lebih dari 125 orang usai laga Arema melawan Persebaya pada Sabtu malam lalu (1/10), dinilai buruk.

Penilaian tersebut disampaikan Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/10).

"Saya bingung dengan pernyataan Jokowi, seakan-akan letak kesalahan, sebab tragedi Kanjuruhan, ada pada pintu dan dinding alias beton. Komunikasi yang sangat buruk dan sangat tak cerdas," ujar Jerry.


Doktor komunikasi politik jebolan American Global University ini melihat publik mulai antipati dengan pemerintah dalam mengusut tuntas sebuah kasus. Termasuk kasus di Kanjuruhan.

Sehingga, Jerry mewanti-wanti pemerintah untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat dalam hal penegakan hukum.

"Yang ditakuti publik, kasus ini direkayasa, saya berharap kawan-kawan di kepolisian harus usut tuntas lantaran ini sudah menelan korban jiwa dan terbanyak kedua di dunia di bawah Peru, karena jumlahnya 131 orang meninggal," demikian Jerry.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya