Berita

Mobil polisi dirusak usai laga Arema FC Vs Persebaya/Net

Politik

Setelah Kapolri Umumkan 6 Tersangka, Hima Persis Minta PSSI juga Tanggung Jawab pada Tragedi Kanjuruhan

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 22:04 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) juga harus dimintai pertanggungjawaban atas Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 131 orang meninggal usai laga Arema FC Vs Persebaya pada Sabtu malam (1/10).

Pertanggungjawaban PSSI, dipandang perlu sebagai upaya pengusutan tuntas Tragedi Kanjuruhan setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengumumkan enam orang tersangka.

Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) Rizal Faturohman menyatakan bahwa hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Tak terkecuali kepada pihak-pihak yang memiliki kekuasaan.


“Kalau ada pihak yang berkuasa bersalah dalam kejadian ini, tentu harus ada tindakan tegas juga,” kata Rizal kepada wartawan, Kamis (6/10).

Kalau tidak ditindak secara adil dan terbuka, kata Rizal, tentu akan berpotensi lembaga internasional seperti Dewan HAM PBB, FIFA akan turun tangan.

Jika itu terjadi, dia khawatir akan berdampak pada penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2023 di mana Indonesia menjadi tuan rumah.

“Jika tidak diusut tuntas dan tidak diselesaikan dengan mekanisme hukum secara adil dan terbuka di Indonesia maka berpotensi dewan HAM PBB akan turun,” katanya.

Adapun enam tersangka yang diumumkan Kapolri Jenderal Sigit, ialah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, lalu SS selaku security officer, Kompol Wahyu Setyo Pranoto selaku Kabagops Polres Malang, Komandan Kompi (Danki) Brimob Polda Jawa Timur berinisial H, dan Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi.

“Keenamnya dijerat dengan pasal 359 dan 360 KUHP, dan pasal 103 KUHP junto pasal 52 UU 11/2022 Tentang Keolahragaan,” ujar Kapolri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya