Berita

Sekjen Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Jadi Capres Nasdem, Sekjen Gerindra Ungkit Menangkan Anies di Pilkada DKI

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 16:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menanggapi santai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang diusung sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024 oleh Partai Nasdem.

Muzani mengatakan, saat Gerindra mengusung Anies pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu dan memenangkan kontestasi, banyak yang mengingatkan Gerindra bahwa kelak Anies bisa berhadapan dengan Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

“Tapi, suasana itu kemudian kita kalahkan karena yang diperlukan Jakarta ketika itu adalah penataan yang lebih baik. Dan kita merasa harus mencari figur bisa menata sesuai kebutuhan Jakarta. Kepentingan dan kemaslahatan Jakarta lebih diutamakan daripada kepentingan dan kebutuhan politik kita,” kata Muzani kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/10).


Hal itu, kata Muzani, dilakukan Gerindra juga saat mengusung Joko Widodo (Jokowi) - Basuki Tjahaja Purnama pada Pilkada DKI Jakarta 2012 silam dan memenangkan kontestasi.

“Itu yang terjadi pada saat 2012, hal yang sama ketika kami mengusung Jokowi-Ahok. Kira-kira seperti itu,” tuturnya.

Walaupun, masih kata Muzani, pada akhirnya Prabowo Subianto 2 tahun kemudian juga harus berhadapan dengan Jokowi di Pilpres 2014 silam.

“Itupun sama. Suasananya itu. Jadi, bagi kami bagi Gerindra, kemasalahatan kepentingan umum di atas segala-galanya,” tuturnya.

Tak jauh berbeda dengan Anies saat didapuk sebagai capres pada Pilkada DKI 2017. Kala itu, Prabowo Subianto memerintahkan seluruh kader Gerindra di seluruh Indonesia, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten untuk turun ke Jakarta menjaga TPS-TPS untuk pemenangan Anies dan Sandiaga Uno.

“Itu sebabnya ingatan kader tergadap Anies adalah ingatan 2017, ketika kami all out segala macam perjuangan pengorbanan untuk memenangkan Anies-Sandi jadi Calon Gubernur,” kenang Muzani.

“Walaupun ketika itu bayang-bayang apa yang sekarang terjadi sudah membaik, tapi kader semuanya diingatkan oleh Pak Prabowo untuk tidak memikirkan itu terlalu jauh, karena kita sedang menyelamatkan kepentingan Jakarta,” sambungnya.

Namun demikian, Muzani mengatakan bahwa Prabowo Subianto meminta para kader untuk tidak memikirkan semua kebaikan yang telah diberikan kepada siapapun dan mengharapkan balasan. Termasuk terhadap soal Anies yang kini diusung Nasdem dan berpotensi bertemu dengan Prabowo di Pilpres 2024 mendatang.

Sebab, lanjutnya, kebaikan rakyat Indonesia jauh lebih besar terhadap Partai Gerindra.

“Sekarang yang diminta Pak Prabowo kepada para kader adalah jangan pernah berpikir kebaikan yang kita lakukan akan mendapatkan kebaikan yang sama. Lupakan terhadap semua kebaikan yang sudah kita berikan kepada masyarakat, rakyat, dan kepada bangsa. Karena sudah terlalu besar bangsa dan rakyat kita memberi kebaikan kepada kita,” tuturnya.

“Nanti biar Allah yang membalas kebaikan kebaikan kita. Itu pesan Pak Prabowo,” demikian Muzani.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya