Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ketum PAN: Paling Gampang Jual Suku, Ras, Agama di Politik...

RABU, 05 OKTOBER 2022 | 09:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan meminta semua kader mengedepankan politik gagasan dan solutif dalam setiap kesempatan.

Sebab, PAN yang notabene adalah partai berbasis Islam harus mengejawantahkan Islam wasathiyah dan menebar rahmat bagi semua.

“Basis kita Islam wasathiyah, tengah, yang waras nasional dan ingin membawa negeri ini maju. Kader-kader PAN berpikir merdeka, merdeka berpikir. Pandangan kita terhadap agama-agama kita lakum dinukum, masing-masing menghormati,” ujar Zulhas sapaan akrab Ketum PAN, dalam pidatonya di acara peresmian kantor DPP PAN, Selasa malam (4/10).


Menteri Perdagangan ini menuturkan, pihaknya menawarkan kepada publik untuk “bertengkar" dalam konteks gagasan, walaupun tidak mudah dan sangat sulit, atau diwujudkan, tetapi itu bisa mendewakan masyarakat.

“Karena paling mudah jual suku, agama gitu, emosional semua, tapi kan kita tidak ingin begitu terus, dunia berubah cepat,” katanya.

Oleh karena itu, kata Zulhas, PAN yang lahir dari spirit reformasi menawarkan konsep-konsep gagasan.

“Kita ngajak orang bertengkar di situ. Mudah-mudahan kantor kita bisa menjadi rumah bagi perjuangan untuk memajukan Indonesia itu dalam konsep gagasan,” demikian Zulhas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya