Berita

Bakal calon presiden dari Nasdem, Anies Baswedan/Net

Politik

Nasdem Perlu Hadir Meluruskan Isu Politik Identitas Anies Baswedan

RABU, 05 OKTOBER 2022 | 09:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Basis elektoral Anies Baswedan dinilai sebagai modal yang besar, sehingga Partai Nasdem menetapkannya sebagai bakal calon presiden (bacapres) 2024.

Namun, Direktur Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an melihat satu hal yang harus digarisbawahi Nasdem untuk dilakukan, agar Anies bisa menjadi pemenang Pilpres 2024.

Dia menjelaskan, berdasarkan basis data sejumlah lembaga survei, termasuk Arus Survei Indonesia, Anies kerap berada di puncak klasemen untuk perolehan elektabilitas dan favorabilitas.


"Anies calon presiden potensial 2024 karena selalu masuk top three lembaga survei. Termasuk temuan survei lembaga Arus Survei Indonesia yang dirilis Agustus 2022 lalu," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/10).

Akan tetapi, mahasiswa doktoral ilmu politik Universitas Indonesia ini memandang perlu bagi Nasdem untuk terus menggenjot elektoral Anies.

Terkait hal tersebut, Ali menyarankan partai politik (parpol) yang dipimpin Surya Paloh itu untuk mendaur ulang perspektif kelompok masyarakat tertentu terhadap Anies. Mengingat, jika melihat ke belakang selalu dikaitkan dengan politik identitas.

"Catatannya, Anies masih lemah di kelompok grassroot atau clusster pemilih wong cilik, dan selalu disematkan pada dirinya sebagai bapak politik indentitas," tuturnya.

"Ini tentu menjadi tanggung jawab Nasdem untuk melakukan kerja politik di level grassroot dan meluruskan isu politik identitas pada Anies," demikian Ali.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya