Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terus Bertambah, 200 Ribu Warga Rusia Sudah Kabur ke Kazakhstan

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 18:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejauh ini lebih dari 200 ribu warga negara Rusia tercatat telah melarikan diri ke negara tetangga, Kazakhstan, setelah program mobilisasi militer cadangan diterapkan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Kazakhstan Marat Akhmetzhanov pada Selasa (4/10). Pada saat yang sama Akhmetzhanov mengatakan sebanyak 147 ribu orang Rusia telah meninggalkan Kazakhstan pada periode antara 21 September hingga 4 Oktober.

"Kemarin, lebih dari 7.000 warga Rusia tiba di Kazakhstan, sementara sekitar 11 ribu pergi," ujar Marat Akhmetzhanov, yang dimuat ANI News.


Akhmetzhanov lebih lanjut menambahkan bahwa saat ini ada sekitar 68 permintaan pendaftaran kewarganegaraaan Kazakhstan. Lonjakan ini terjadi ketika Presiden Kazakhstan Kassym-Jomart Tokayev berkomitmen untuk tidak menutup perbatasannya bagi warga Rusia demi masalah kemanusiaan, termasuk dengan memberikan akses bebas masuk ke negaranya tanpa menggunakan visa.

Sejak Putin mengumumkan akan memanggil 300 ribu pasukan cadangan untuk dikirim ke Ukraina, banyak pria yang memilih untuk melarikan diri dari negara itu daripada mengambil risiko melakukan dinas militer. Dari mereka yang dipanggil, banyak yang melaporkan bahwa mereka tidak pernah memenuhi syarat untuk dinas militer.

Tokayev menyatakan bahwa dia berencana untuk mengadakan pembicaraan dengan pihak berwenang Rusia di tengah masuknya orang Rusia ke negara itu.

Namun negara tersebut telah bersumpah bahwa mereka tidak akan mengekstradisi warga Rusia yang berusaha menghindari mobilisasi, kecuali mereka muncul dalam daftar buronan federal.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya