Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Setelah Nasdem Deklarasi Capres, PDIP Diyakini Bakal Pilih Ganjar untuk Imbangi Popularitas Anies

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh baru saja mendeklarasikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu Serentak 2024.

Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saidiman Ahmad mengatakan, diumumkannya Anies oleh Nasdem membuka peta pertarungan figur populer dalam peta capres 2024.

Pasalnya, kata dia, saat ini sudah ada tiga tokoh populer yang mencuat ke publik untuk menjadi kandidat dan sudah ada dua yang dideklarasikan sebagai capres oleh partai politik.


"Yang jelas dari tiga tokoh yang populer ini kan sudah ada dua capres yang di deklarasikan oleh partai. Pertama Prabowo oleh Gerindra dan kedua Anies Baswedan oleh Nasdem," ungkap Saidiman kepada wartawan, Selasa (4/10).

Dikatakan Saidiman, tokoh populer dalam berbagai survei lainnya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang merupakan kader PDI Perjuangan. Menurutnya, popularitas Ganjar ini perlu dipertimbangkan PDIP untuk mengimbangi Anies ataupun Prabowo.

"Karena yang dideklarasikan tokoh populer, saya kira ada kepentingan oleh PDI Perjuangan untuk mengusung calon yang juga populer, tidak lagi karena ada kepentingan elite tertentu, misalnya mengusung Puan Maharani yang tidak cukup kompetitif di tengah warga," katanya.

"Karena apabila salah menentukan pilihan, konsekuensinya kemungkinan PDI Perjuangan tidak akan menang dalam Pilpres 2024 nanti," imbuhnya.

Saidiman menambahkan, Ganjar Pranowo merupakan pilihan yang tepat. Bahkan, kata dia, Ganjar bisa menjadi lebih baik dan lebih populer dari Ketua DPR RI Puan Maharani yang santer dikabarkan dipersiapkan PDIP sebagai capres.

"Saya kira pilihannya sangat terbatas karena yang mereka lawan ini adalah tokoh populer. Setelah deklarasi (Anies) ini, saya kira PDI Perjuangan akan makin mengerucut kepada Ganjar Pranowo karena hanya dia calon yang mampu bersaing," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya