Berita

Tragedi Kanjuruhan membuat 33 anak harus kehilangan nyawa/Net

Nusantara

Data Kementerian PPPA, Ada 33 Anak Meninggal Dunia dalam Tragedi Kanjuruhan

SELASA, 04 OKTOBER 2022 | 11:21 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Korban jiwa dalam Tragedi Kanjuruhan tak hanya orang dewasa. Puluhan anak-anak pun tercatat ikut kehilangan nyawa dalam kerusuhan yang terjadi usai laga antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu malam (1/10).

Berdasarkan data sementara yang dimiliki Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) terkait korban anak-anak yang meninggal dunia dalam Tragedi Kanjuruhan sebanyak 33 anak.

"Sementara 33 anak," ujar Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA, Nahar, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa pagi (4/10).


Nahar merinci, dari total 33 anak itu terdiri dari 8 anak perempuan dan 25 anak laki-laki. Dengan rentang usia mulai dari 3 atau 4 tahun hingga 17 tahun.

"Satu anak usia 3 atau 4 tahun, sisanya usia 4-17 tahun," lanjut Nahar.

Data 33 anak yang menjadi korban meninggal dunia itu termasuk dari 125 orang yang meninggal dunia versi Polri.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya