Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani/Net

Politik

Gerindra Sejalan dengan Jokowi, Minta Tragedi Kanjuruhan Diusut Tuntas

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 17:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tragedi Kanjuruhan adalah catatan kelam bagi semangat sportivitas olahraga Indonesia. Insiden yang terjadi usai laga lanjutan Liga 1 antara Arema FC Vs Persebaya, menyebabkan 125 suporter meninggal dunia.

Dikatakan Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani, sepak bola seharusnya menyenangkan, menghibur, dan membawa pesan persatuan. Bahkan, sportivitas menjadi semangat utama dari olahraga ini.

"Tapi nyatanya anarkisme dan radikalisme yang terjadi sampai memakan korban banyak," kata Ahmad Muzani dalam keterangannya, Senin (3/10).


Muzani berharap, Tragedi Kanjuruhan harus menjadi evaluasi bagi semua pihak. Tidak hanya unsur penyelenggara, pengamanan, dan pemerintah. Tetapi, juga dari kedewasaan suporter dalam menafsirkan fanatisme pada klub sepak bola.

"Misalnya, kekecewaan pendukung fanatisme yang berlebihan yang kemudian berujung pada tindakan anarkis dan radikal. Kemudian kelalaian penyelenggaraan pertandingan terkait waktu dan tempat, serta over kapasitas stadion," terangnya.

Untuk itu, lanjutnya, Partai Gerindra mendukung penuh sikap Presiden Joko Widodo yang meminta Menpora Zainuddin Amali, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Ketua Umum PSSI Mochammad Iriawa agar Tragedi Kanjuruhan ini diusut tuntas.

"Dan perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terkait teknis penyelenggaraan dan prosedur pengamanannnya," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya