Berita

Tragedi Kanjuruhan masih menyisakan masalah terkait jumlah korban meninggal dunia/Net

Politik

Data Korban Meninggal dalam Tragedi Kanjuruhan Masih Berbeda, Susi Pudjiastuti: Beri Angka yang Sejujurnya dan Sebenarnya!

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 10:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hingga saat ini publik masih dibingungkan dengan angka korban meninggal dunia dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya pada Sabtu malam (1/10). Pasalnya, jumlah pasti korban meninggal dunia masih berbeda-beda.

Salah satu pihak yang turut mempertanyakan dan meminta agar ditunjukkan angka korban meninggal dunia yang valid adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

"Mohon pencerahan, yang benar angka yang mana? Beri angka yang sejujurnya dan sebenarnya," ujar Susi dalam tulisannya di akun Twitternya @susipudjiastuti, Senin pagi (3/10).


Karena, menurut Susi, yang sudah meninggal dunia tidak akan kembali meskipun angka berubah. Bahkan, tangisan pun tidak bisa mengobati duka.

"Tapi beri kami tahu dengan jujur berapa saudara kami yang berpulang, sekali ini beritahu kami kebenarannya," tegas Susi menutup.

Menurut versi Mabes Polri, jumlah korban meninggal dunia akibat kerusuhan di Stadion Kanjuruhan sebanyak 125 orang, setelah sebelumnya menyatakan ada 129 orang. Angka tersebut menjadi turun dikarenakan ada data ganda.

Sementara itu, Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim), Emil Dardak menyatakan, jumlah korban meninggal hingga Minggu (2/10) pukul 10.30 WIB tercatat sebanyak 174 orang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya