Berita

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu (tengah)/RMOL

Politik

Tragedi Kanjuruhan, PKS Ingatkan Polri Evaluasi Internal

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 02:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai tragedi berdarah yang memakan korban ratusan orang, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10).

 Peristiwa ini terjadi usai pertandingan antara Arema Malang vs Persebaya Surabaya. Berdasarkan data sementara, sebanyak 153 orang meninggal dunia dan lainnya terluka.

"Saya mengucapkan belasungkawa atas tragedi memilukan ini. Tidak hanya dunia sepakbola, Indonesia berduka cita," ujar Syaikhu kepada wartawna Sein (3/10).


Kejadian ini sudah pasti menimbulkan kesedihan bagi semua pihak, terlebih lagi keluarga korban.

"Saya tak bisa membayangkan kesedihan yang sedang keluarga korban alami. Pergi ke stadion dalam keadaan sehat, namun pulang sudah tidak bernyawa," kata Syaikhu lagi.

Syaikhu mengajak semua pihak untuk memberikan doa terbaik kepada keluarga korban.

"Mari kita berdoa yang terbaik untuk mereka. Semoga Allah SWT ampuni segala dosa dan kesalahan. Serta keluarga korban diberikan kesabaran," ujar Syaikhu.

Kepada pihak terkait, Syaikhu mengajak juga untuk melakukan evaluasi menyeluruh agar peristiwa serupa tak terulang.

"Kita harus melakukan evaluasi agar tragedi kelam ini bisa dijadikan pelajaran dan tak terulang," pungkas Syaikhu.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya